Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KETIKA mendengar kata ‘politik’, yang terbayang di kepala anak muda ialah rebut kekuasaan, korupsi, dan kebohongan. Institusi politik sebagai penyerap dan penyalur aspirasi masyarakat kian menjauh dari imajinasi kaum muda.
Apatisme kaum muda terhadap politik ataupun parpol sebenarnya bukan hal baru. Namun, hasil survei Indikator Politik Indonesia semakin mengonfirmasi kondisi kurang ideal itu.
Survei Indikator yang dirilis Minggu (21/3) menyebutkan bahwa sebanyak 64,7% anak muda yang menjadi responden menilai partai politik atau politisi di Indonesia tidak terlalu baik sama sekali/tidak terlalu baik dalam mewakili aspirasi masyarakat.
Perasaan tidak terwakili adalah kondisi serius. Perasaan itu menunjukkan kekecewaan yang jika berlanjut bisa menjadi apatis, bahkan antipartai politik. Jika dibiarkan, generasi muda bisa menjadi generasi yang apolitis.
Hal itu tentunya sangat fatal sebab tidak akan ada sesuatu pun yang bisa bertahan tanpa regenerasi. Maka, generasi yang apolitis sesungguhnya kiamat bagi parpol itu sendiri.
Tugas partai politik ialah merebut kembali kepercayaan kaum muda. Menjadikan partai politik sebagai rumah yang aman dan nyaman bagi kaum muda.
Kaum muda jangan didekati hanya pada saat kampanye, sekadar mengajak mereka menggunakan hak pilih, atau cuma dijadikan objek politik sebagai penyumbang suara parpol.
Padahal, keberadaan kaum muda dalam politik praktis sangat signifikan. Pada Pemilu 2019 terdapat pemilih usia 21-30 tahun sebanyak lebih dari 42 juta dan pemilih berusia 20 tahun lebih dari 17 juta.
Sayangnya, jumlah besar kaum muda itu masih sekadar menjadi bahan rebutan suara. Setelah pemilu usai, aspirasi anak muda tidak diwujudkan dalam kebijakan partai ataupun di lembaga-lembaga perwakilan.
Jumlah anak muda yang menjadi pengurus partai politik pun bisa dihitung. Mereka tidak bisa masuk lingkaran kekuasaan karena partai politik masih dikuasai para elite. Jenjang karier juga tidak jelas. Perlu ada kerelaan kaum tua di partai politik untuk memberi tempat kepada kaum muda.
Ada juga partai politik dengan strategi menggunakan politisi muda sebagai duta atau brand ambassador partai. Banyak pula parpol yang mengandalkan kader karbitan, umumnya selebritas, karena malas melakukan kaderisasi sejak dini. Cara-cara usang seperti itu sama sekali tidak menarik minat kaum muda yang kian cerdas.
Hasil survei Indikator juga memperlihatkan kecerdasan kaum muda untuk menilai institusi politik. Kecerdasan itu tampak pada tingkat kepercayaan mereka kepada lembaga-lembaga negara.
Lembaga DPR dan parpol berada di dua peringkat terbawah. Kaum muda lebih percaya kepada TNI, Presiden, dan KPK, yang berada di peringkat tiga teratas. Kaum muda sudah mampu menilai, memilih dan memilah lembaga-lembaga negara yang berkinerja mumpuni.
Sudah tiba saatnya partai politik berbenah diri dan benar-benar mendengarkan suara generasi muda. Jangan cuma mendengarkan, tapi mau memperjuangkan aspirasi kaum muda menjadi kebijakan negara.
Terus terang, pada umumnya anak muda membawa nilai-nilai politik yang lebih segar, yakni tentang pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi. Meski, harus jujur diakui pula, tak sedikit anak muda yang ketika berada di lingkaran kekuasaan justru terjebak pada perilaku korupsi.
Berbagai kajian politik dunia menyebutkan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam politik demi kestabilan dan kedamaian masyarakat itu sendiri. Tanpa keterlibatan mereka, kebijakan yang dihasilkan tak berumur panjang karena tidak mengakomodasi kebutuhan generasi mendatang.
Kemunculan anak-anak muda dalam perpolitikan Indonesia adalah keniscayaan zaman. Karena itu, jangan sampai anak muda tersesat di partai medsos. Mereka perlu diajak membangun partai politik, dan yang paling penting, mereka tidak apolitis.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved