Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JAKARTA bukan sekadar ibu kota negara. Ia menjadi simbol kemajuan peradaban bangsa ini. Kemajuan yang sering diagung-agungkan itu sirna seketika saat Jakarta terendam oleh banjir.
Jakarta terendam oleh banjir pada Sabtu (20/2). Hujan ekstrem yang diiringi meluapnya sungai-sungai membuat sebagian Jakarta dan sekitarnya terendam oleh banjir.
Banjir itu merendam sebagian ruas jalan utama, rel kereta api, dan permukiman. Sebagian warga memilih mengungsi, termasuk
mereka yang sedang menjalani isolasi mandiri karena terpapar oleh covid-19. Jangan sampai tempat pengungsian menjadi klaster baru penyebaran virus korona.
Harus tegas dikatakan bahwa banjir yang mencekam warga Jakarta dan masih menghantui pekan ini karena cuaca buruk diprediksi terjadi hingga sepekan ke depan ialah sebuah contoh buruk.
Contoh buruk soal budaya politik dan kekuasaan yang tidak memiliki ikatan nurani dengan akar rumput. Kekuasaan, jabatan, dan kewenangan tidak didedikasikan untuk sebesar-sebesarnya kemakmuran rakyat, bukan kenikmatan diri sendiri.
Banjir datang berulang dan berulang setiap tahun. Khusus untuk kali ini, jauh-jauh hari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyampaikan peringatan datangnya hujan ekstrem. Akan tetapi, antisipasi kosong melompong, banjir lebih banyak dibahas di tingkat wacana tanpa ada tindakan nyata.
Perilaku pejabat daerah tidak pernah berubah. Bencana banjir hanya menjadi seremoni kunjungan biar dianggap populis. Dapur umum dan bantuan untuk korban banjir ialah kebiasaan rutin tanpa ada kecerdasan signifikan mencarikan solusi.
Jangan hanya mengharapkan air hujan di Jakarta langsung masuk ke bumi sebab kota metropolitan itu sudah disesaki hutan beton. Pelebaran sungai, terutama Ciliwung, ialah pilihan cerdas, tak soal istilah yang digunakan normalisasi atau naturalisasi sungai.
Gubernur Anies Baswedan dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono pada Januari tahun lalu sudah menyepakati konsep pelebaran sungai. Disepakati bahwa pelebaran Ciliwung menjadi urusan pemerintah pusat dan pembebasan lahan urusan Pemprov Jakarta.
Kesepakatan itu tak kunjung terealisasi karena Pemrov Jakarta lamban dalam urusan pembebasan lahan. Pembebasan lahan belum juga rampung sehingga dilanjutkan kembali pada tahun ini bersama dengan dua kali yang belum juga selesai pembebasan lahannya, yaitu Kali Pesanggrahan dan Kali Angke.
Selain normalisasi sungai, kerja cerdas mengatasi banjir Jakarta ialah memperbaiki saluran air. Salah satu penyebab banjir teranyar ialah curah hujan di atas 150 mm per hari, sedangkan kemampuan saluran air di Jakarta mengalirkan paling banyak 100 mm air per hari.
Tidak perlu saling menyalahkan sebab rakyat sudah menderita akibat banjir. Pemprov Jakarta tentu tidak punya kemampuan untuk membendung hujan ekstrem datang kapan saja. Akan tetapi, ia punya kemampuan untuk mempercepat pembebasan lahan ataupun memperbaiki saluran air. Kerahkan seluruh kemampuan itu sekarang juga, jangan ditunda-tunda sampai ibu kota dipindahkan ke Kalimantan Timur.
Begitu ditunda, para pejabat sudah lupa ingatan bahwa Jakarta tengah menderita akibat banjir. Mereka lupa Jakarta itu simbol kemajuan dan banjir ialah bencana peradaban. Pun, mereka lupa bahwa menanggulangi banjir tahun depan harus dimulai dari sekarang juga.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved