Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH lebih dari dua tahun berlalu, dua polisi aktif ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka pelaku penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.
Kepolisian patut diapresiasi. Penyidikan kasus ini menempuh proses panjang tanpa banyak bicara. Pengolahan tempat kejadian perkara dan prarekonstruksi dilakukan 7 kali, saksi yang diperiksa sebanyak 73 orang.
Penyidikan di jalan sunyi itulah yang menyebabkan sebagian orang tidak mempercayai kepolisian mampu menuntaskan kasus Novel. Ada yang menduga kasus Novel terkait orang penting sehingga polisi tidak berani menuntaskannya.
Ketidakpercayaan sebagian orang itu dijawab polisi dengan kinerja, dua tersangka berinisial RM dan RB ditangkap, Kamis (26/12). Polisi bekerja profesional dengan membentuk tim teknis, tim pakar, dan kerja sama dengan berbagai instansi, seperti forensik. Kerja profesional kepolisian itu berbuah hasil dengan menangkap pelaku yang masih polisi aktif.
Sejauh ini, pihak kepolisian belum mengungkapkan motif penyiraman wajah Novel dengan air keras pada 11 April 2017. Salah satu tersangka hanya menyebutkan bahwa Novel ialah pengkhianat.
Bijak nian bila publik memberi ruang dan waktu kepada kepolisian untuk menuntaskan penyelidikan kasus Novel. Motif penyerangan Novel sudah sepatutnya digali pihak kepolisian. Pengungkapan motif pelaku diyakini bisa menuntun penyidik menuju aktor intelektual di balik penyerangan Novel.
Polisi tetap diingatkan untuk bekerja profesional, jangan bekerja di bawah tekanan publik untuk memaksakan adanya orang kuat di balik kasus Novel itu. Profesional artinya polisi bekerja berdasarkan barang bukti yang terbuka untuk diuji di pengadilan.
Penyidik bisa menggunakan hasil kerja tim pencari fakta (TPF) kasus Novel untuk menelusuri motif. TPF menemukan kemungkinan penyerangan Novel terkait kasus yang ditangani, yakni korupsi KTP elektronik; korupsi mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar.
Tiga kasus lainnya ialah korupsi mantan Sekretaris Jenderal Mahkamah Agung Nurhadi; korupsi mantan Bupati Buol, Sulawesi Tengah; dan kasus korupsi Wisma Atlet. Penyerangan Novel juga diduga terkait keterlibatan Novel dalam penembakan pencuri sarang burung walet di Bengkulu pada 2004.
Dari enam kasus yang disebut TPF, empat kasus sudah diproses di pengadilan dan pelaku sudah dihukum. Dua kasus yang masih tersisa. Mantan Sekretaris Jenderal Mahkamah Agung Nurhadi baru ditetapkan sebagai tersangka.
Sementara itu, terkait keterlibatan Novel dalam penembakan pencuri sarang burung walet di Bengkulu pada 2004, kasusnya telah dihentikan di tingkat kejaksaan pada 22 Februari 2016. Namun, putusan prapradilan Pengadilan Negeri Bengkulu pada 31 Maret 2016 menyatakan surat ketetapan penghentian penuntutan terhadap Novel Baswedan tidak sah.
Akan tetapi, sampai saat ini perintah hakim prapradilan belum dijalankan. Karena itulah, pada November lalu, pengacara OC Kaligis menggugat Kejaksaan Agung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan agar membuka kembali kasus yang melibatkan Novel itu.
Harus tegas dikatakan bahwa kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan harus diusut tuntas atas nama keadilan dan kebenaran. Kasus ini hendaknya segera dilimpahkan ke pengadilan sehingga terbuka seluruh tabir yang terselubung dari kasus itu.
Begitu juga kasus yang diduga melibatkan Novel Baswedan dalam penembakan pencuri sarang burung walet di Bengkulu pada 2004 hendaknya dituntaskan di pengadilan. Jangan sampai Novel, kalau memang tidak bersalah, selalu disandera kasus tersebut. Pengadilan ialah tempat terhormat untuk membersihkan nama baik Novel Baswedan.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved