Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH membuat hiruk-pikuk kehidupan bangsa dan negara selama sekitar 10 bulan, pemilu, khususnya Pilpres 2019, akhirnya pun usai. Yang menggembirakan, rangkaian pesta demokrasi yang sarat dengan ketegangan dan bahkan memakan korban jiwa itu berakhir secara damai.
Pilpres 2019 memang masih menyisakan beberapa tahapan, termasuk pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober mendatang. Namun, ia sebenarnya telah menuntaskan babak pemungkas dua hari lalu ketika Mahkamah Konstitusi memutus perkara sengketa hasil pilpres yang dimohonkan oleh pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Dengan putusan MK menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya, kemenangan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang sebelumnya diumumkan Komisi Pemilihan Umum mendapatkan legalitas. Ia bersifat final dan mengikat, ia telah berkekuatan hukum tetap sehingga tiada lagi peluang bagi siapa pun untuk menggugatnya lagi dengan cara apa pun.
Melalui putusan MK itu, Jokowi dipastikan akan kembali menjadi nakhoda untuk membawa kapal besar bernama Indonesia menuju pelabuhan kesejahteraan. Kepada Jokowi dan juga Ma'ruf Amin yang bakal mendampinginya sebagai wakil presiden, kita mengucapkan selamat.
Kita juga layak memberikan ucapan selamat kepada Prabowo-Sandi. Meskipun kalah, mereka telah memperlihatkan kebesaran jiwa. Begitu juga dengan para pendukung yang menunjukkan kelapangan hati.
Wajar, sangat wajar, jika Prabowo-Sandi kecewa setelah dipastikan kalah dalam kontestasi. Normal, sangat normal, jika pendukungnya meradang lantaran idola mereka gagal memenangi persaingan. Akan tetapi, mereka patut berbangga karena mampu mengelola kekecewaan itu dengan cara yang membanggakan.
Betul bahwa dalam pidatonya selepas pengumuman putusan MK, Prabowo tidak memberikan ucapan selamat kepada Jokowi-Amin. Namun, secara umum, Prabowo menunjukkan kebesaran hati yang amat pantas diapresiasi. Dia, misalnya, menyatakan patuh pada jalur konstitusi dan menghormati hasil putusan MK yang mengukuhkan kemenangan Jokowi.
Kepada seluruh pendukungnya, Prabowo meminta mereka tetap tegar, tetap tenang, tetap penuh dengan cita-cita mulia, tapi selalu dalam kerangka damai dan antikekerasan. Tak lupa, dia mengingatkan bahwa kita semua harus memikirkan kepentingan yang lebih besar, keutuhan bangsa dan negara, serta memandang seluruh anak bangsa sebagai saudara sendiri.
Sungguh, pidato Prabowo terasa menyejukkan. Dia sekali lagi unjuk diri sebagai patriot sejati yang selalu menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan apa pun. Sebagai pemimpin yang memiliki berjuta-juta massa, Prabowo paham betul harus bersikap seperti apa demi terpeliharanya keutuhan bangsa.
Prabowo memang kalah dalam kompetisi, tetapi tak berlebihan kiranya jika kita katakan bahwa dia ialah pemenang dalam demokrasi. Dengan menghormati putusan MK, dengan meminta para pendukungnya menjaga suasana damai, dengan menekankan bahwa seluruh anak bangsa ialah saudara, Prabowo tak ingin demokrasi berubah menjadi anarki.
Prabowo, juga Jokowi, ialah dua anak terbaik bangsa.
Keduanya memberikan teladan dalam berdemokrasi dengan menunjukkan jiwa kenegarawanan dalam berkompetisi. Meski sangat tidak mudah, Prabowo telah menerima kalah, sebaliknya Jokowi tidak mentang-mentang sebagai pemenang.
Kita patut bersyukur pemilu happy ending. Ia mendapat respons positif dari pasar dan kebanjiran pujian dari dunia internasional, salah satunya karena jiwa besar para elite dalam menyikapi hasilnya. Karena itu, tiada lagi alasan bagi kita semua untuk memperpanjang pertentangan dan perseteruan agar modal besar itu tak sia-sia.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved