Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEHADIRAN teknologi dalam sebuah proses pemilihan umum tentu bertujuan mempermudah penyelenggaraan, mempercepat proses, dan bahkan pada tahap tertentu bisa menjadi alat kontrol terhadap kemungkinan terjadinya kesalahan ataupun penyimpangan.
Dengan maksud itu pulalah, Komisi Pemilihan Umum menginisiasi untuk membangun Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng). Perangkat ini digunakan KPU dalam proses penghitungan cepat pada pelaksanaan pemungutan suara dan membantu penyelenggara dalam rekapitulasi, serta mengelola data dan dokumen pemilihan/pemilu.
Hal itu memenuhi tuntutan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, bahwa KPU bisa menjamin kemudahan akses informasi publik terhadap data dan dokumen kepemiluan.
Dengan begitu, seluruh pemangku kepentingan dapat mengawal proses rekapitulasi suara, baik peserta pemilu maupun publik secara luas.
Tidak bisa dimungkiri, kesalahan-kesalahan dalam proses entri data masih terjadi meskipun jumlahnya, menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, hanya 0,0004 atau 1 dalam setiap 2.500 TPS.
Menjadi gaduh ketika data Situng KPU kerap jadi bahan perbincangan pengguna internet di media sosial. Beberapa kesalahan pemasukan data ke Situng sering dianggap pengguna internet sebagai bentuk kecurangan.
Mahfud pun mengimbau masyarakat agar jangan sembarangan menebar isu atau informasi yang tidak jelas kebenarannya. Artinya, tidak mungkin KPU melakukan kecurangan secara sengaja dan terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) karena memang presentasi kekeliruannya sangat kecil serta berdampak pada kedua paslon.
Namun, yang harus digarisbawahi bahwa teknologi Situng ini sebatas infrastruktur pendukung. Sistem penghitungan utamanya ialah proses rekapitulasi manual yang dilakukan berjenjang sejak dari kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hingga tingkat nasional. Pada 22 Mei 2019, proses ini sudah harus selesai di tingkat nasional.
Tahapan rekapitulasi di setiap jenjang ini melibatkan jajaran KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), juga saksi dari peserta Pemilu 2019, baik dari calon presiden-calon wakil presiden, calon anggota DPD, maupun dari partai politik.
Di setiap tahapan inilah mestinya segala bentuk temuan kesalahan atau dugaan kecurangan dilaporkan untuk menjadi bahan koreksi karena yang menjadi dasar penghitungan suara harus melewati rapat pleno di setiap jenjang tahapan.
Sangat tidak elok jika temuan-temuan kesalahan tersebut dijadikan bahan untuk melakukan provokasi pendukung di tataran akar rumput. Proses pengawalan itu sebaiknya tidak perlu dilakukan berlebihan dengan komentar-komentar di ruang publik.
Jika dibiarkan, provokasi-provokasi ini akan berujung pada tuduhan kecurangan yang dapat mendelegitimasi pemerintah dan penyelenggara pemilu, termasuk proses pemilu.
Akan jauh lebih bermanfaat jika partisipasi besar publik diarahkan untuk mencegah adanya kesalahan ataupun kecurangan dalam proses rekapitulasi ketimbang saling melempar narasi ketidakpercayaan terhadap hasil dan penyelenggara pemilu.
Harus juga diakui bahwa penyelenggaraan pemilu serentak pertama kali ini masih diwarnai sejumlah masalah, dan hal itu wajar. Namun, jangan membenturkan masyarakat bawah yang sudah terbelah karena pemilu.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved