KEGEMBIRAAN politik untuk menentukan pemimpin autentik itu akhirnya terwujud. Pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowi-JK unggul atas pasangan Prabowo-Hatta dalam pemungutan suara Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 yang berlangsung kemarin. Menurut hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, Jokowi-JK unggul atas pesaing mereka dengan selisih signifikan, sekitar 5%.
Hasil hitung cepat Litbang Kompas, misalnya, mencatat Jokowi-JK meraih suara 52,14%, sedangkan Prabowo-Hatta 47%. Lembaga lain, yakni Indikator Politik Indonesia, mencatat kemenangan Jokowi-JK atas Prabowo-Hatta dengan52,5% berbanding 47,5%. Hitung cepat CSIS mencatat Jokowi-JK memperoleh 52,2% suara dan Prabowo-Hatta 47,8%. Saiful Mujani Research and Consulting mencatat Jokowi-JK meraup 52,68% dan Prabowo Hatta 47,6%.
Tidak berbeda jauh, RRI dalam hasil hitung cepat juga mencatat kemenangan Jokowi-JK atas Prabowo-Hatta dengan perolehan suara 52,40% berbanding 47,60%.
Meskipun hasil resmi pemungutan suara pilpres tersebut baru akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Juli mendatang, hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei tepercaya tersebut telah mencerminkan hasil real count secara keseluruhan.
Kita mencatat bahwa hasil hitung cepat dalam hampir seluruh penyelenggaraan pemilu di Indonesia lazimnya tidak berbeda jauh dengan hasil penghitungan manual yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu. Karena itu, kita patut menyambut gembira kemenangan rakyat dalam pesta demokrasi lima tahunan ini.
Keunggulan Jokowi-JK dalam pilpres kali ini menjadi simbol teramat penting yang menegaskan kemenangan rakyat atas fitnah dan kampanye hitam serta upaya kecurangan. Bersama dengan kemenangan itu, datang pula harapan akan terjadinya perubahan ke arah yang lebih baik di negeri ini.
Kita menghargai seluruh rakyat yang dengan semangat dan kegembiraan telah berpartisipasi dalam upaya membangun perubahan itu. Kita juga menghargai upaya seluruh kalangan yang ikut serta menjaga jalannya pemungutan suara dengan lancar, aman, dan damai.
Kita berharap kepada seluruh komponen bangsa untuk tetap menjaga suasana kondusif itu hingga KPU mengumumkan hasil resmi penghitungan suara yang dilakukan secara manual. Kita percaya, seluruh anak bangsa yang berpartisipasi dalam perhelatan demokrasi ini telah mempersiapkan diri untuk menerima hasil yang merepresentasikan kehendak rakyat ini.
Oleh karena itu, adalah bijak bila Jokowi-JK dan seluruh unsur pendukung serta pemilih mereka untuk tidak bersikap jemawa. Sebaliknya, tidak kalah arifnya bagi Prabowo-Hatta serta seluruh pendukung dan pemilih pasangan itu bila mereka dapat bersikap legawa menerima seluruh hasil dari produk demokrasi yang telah kita tempuh selama 16 tahun reformasi berjalan.
Sudah saatnya kita sebagai anak bangsa untuk melupakan perbedaan yang dalam masa kampanye sempat demikian terasa. Sudah saatnya pula kita bersatu kembali, bersama-sama menyongsong perubahan ke arah lebih baik.
Kita ingin kemenangan Jokowi-JK tidak hanya menghasilkan keunggulan bagi pasangan itu, seluruh pendukung, serta pemilih mereka, tetapi juga kemenangan seluruh rakyat dan membawa bangsa ini ke masa depan lebih baik dan lebih sejahtera. Selamat datang perubahan.
Berita Lainnya
-
09/8/2025 05:00
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
-
08/8/2025 05:00
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
-
07/8/2025 05:00
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
-
06/8/2025 05:00
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
-
05/8/2025 05:00
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
-
04/8/2025 05:00
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
-
02/8/2025 05:00
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
-
01/8/2025 05:00
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
-
31/7/2025 05:00
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
-
30/7/2025 05:00
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
-
29/7/2025 05:00
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
-
28/7/2025 05:00
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
-
26/7/2025 05:00
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
-
25/7/2025 05:00
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
-
24/7/2025 05:00
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
-
23/7/2025 05:00
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.