Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBOHONGAN sudah menjadi komoditas politik. Ia diproduksi terus-menerus sebagai cermin kehendak untuk berkuasa yang ditempuh dengan segala cara, termasuk memanipulasi kenyataan dengan kesadaran penuh. Kasus Ratna Sarumpaet ialah dugaan kebohongan yang nyaris sempurna karena menyeret elite yang berkontestasi.
Negara tidak boleh tunduk dan membiarkan kebohongan menyesaki ruang publik. Kebohongan yang diproduksi terus-menerus akan dipercaya sebagai sebuah kebenaran. Karena itu, produsen kebohongan harus dijerat hukum. Hari ini rencananya Ratna Sarumpaet diajukan ke meja hijau.
Kasus Ratna ialah salah satu hoaks yang paling mengguncang di media sosial pada 2018. Memasuki 2019, muncul hoaks yang tidak kalah hebohnya, yaitu tujuh kontainer berisi surat suara yang telah tercoblos. Terbaru ialah kampanye hitam tiga emak di Karawang.
Ratna yang mengaku dirinya pembuat hoaks terbaik ialah seorang aktivis yang juga anggota tim kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Sebelum Ratna mengakui berbohong pernah dianiaya pada 21 September 2018 padahal dirinya menjalani operasi plastik, sejumlah tokoh politik telanjur memberikan pernyataan yang 'membenarkan' hoaks itu.
Mereka antara lain politikus Partai Gerindra Rachel Maryam, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, dan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak. Bahkan, Prabowo Subianto sempat menggelar jumpa pers pada 2 Oktober 2018 yang mengecam ‘penyiksaan’ yang dilakukan terhadap Ratna itu.
Sementara itu, mereka yang diperiksa kepolisian sebagai saksi antara lain Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais dan akademisi Rocky Gerung. Ada pula yang sangat yakin bahwa Ratna dianiaya, bahkan mengaku sebagai dokter yang sudah memeriksa lukanya, seperti kicauan Hanum Rais di akun Twitter-nya.
Persidangan Ratna pada hari ini dan selanjutnya bisa dipandang sebagai forum terbaik untuk membela diri. Publik pun diharapkan tetap bijak untuk menganggap Ratna belum bersalah sampai hakim mengetukkan palu. Pada persidangan itulah Ratna hendaknya berbicara jujur atas peristiwa sesungguhnya dan tidak perlu menutup-nutupi keikutsertaan pihak lain dalam memproduksi hoaks.
Kasus Ratna yang fenomenal itu menjadi bukti paling empiris betapa kampanye hitam dengan menggunakan berita bohong dalam kontes politik bukan isapan jempol. Kasus itu pula yang menjadi bukti sejarah mengenai jahatnya kampanye hitam yang digunakan untuk menyerang lawan politik. Karena itu, patut didukung penegakan hukum yang tegas dan tanpa pandang bulu kepada para pelaku kampanye hitam.
Hoaks, ujaran kebencian, dan kampanye hitam ialah penyakit demokrasi. Siapa pun pelakunya, di mana pun dan kapan pun hal itu dilakukan, ia harus dimintai pertanggungjawaban hukum.
Penegak hukum dari kepolisian, kejaksaan, hingga kehakiman pun tidak boleh ragu memberikan hukuman kepada pelaku kampanye hitam dan penyebaran hoaks serta ujaran kebencian. Perangkat hukum untuk menindak perbuatan tersebut tersedia dan sangat jelas.
Ratna Sarumpaet ialah contoh nyata menyatunya kebohongan politik dan politik kebohongan yang kini menjangkiti elite politik. Ketika berhadapan dengan hukum, para elite yang semula membelanya kini pada menjauh, sekadar menengok pun tak sempat. Tinggalah Ratna menjalani keseharian dalam kesepian di tahanan.
Pelajaran berharga yang bisa ditarik dari kasus Ratna ialah jangan pernah memanipulasi kenyataan. Akal waras tetap mendahului ujar dan laku sehingga tidak tersesat dalam hamparan hoaks. Mendukung jagoan dalam kontestasi harus tetap terukur dan rasional karena begitu menjadi tersangka langsung dijauhi oleh mereka yang semula membela. Ratna pun sendirian berjuang membela diri dari ancaman 10 tahun penjara.
Kini, giliran Ratna mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum. Pelaku hoaks atau kampanye hitam lainnya tinggal menunggu waktu. Bukan hanya hukuman fisik yang bakal didapat. Hukuman sosialnya ialah pada saat ketahuan berbohong, sejak saat itulah seseorang tidak layak dipercaya dan selamanya dicap sebagai pembohong.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved