Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAIK apa pun sistem kesiagaan bencana tidak akan berarti tanpa kesadaran pemanfataannya. Akibatnya, informasi ilmiah yang dapat menyelamatkan warga sekadar menjadi berita lalu.
Inilah cermin kegagapan kita saat ini dalam kesiagaan bencana. Kita cepat mengkritik kekurangan peralatan deteksi dini bencana, tetapi terhadap sistem informasi yang sudah ada justru kita abai bertindak. Buah petakanya bukan hanya terhambatnya aktivitas warga, melainkan juga nyawa melayang akibat wabah penyakit.
Di awal tahun ini, sederet petaka itu pula yang terjadi akibat kegagapan menghadapi cuaca ekstrem. Di sejumlah daerah, ribuan orang mengungsi akibat banjir.
Jembatan Je'ne Lata di Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, putus akibat luapan air Sungai Je'ne Lata.
Masih di Kabupaten Gowa, kenaikan air Bendungan Bili-Bili membuat ribuan warga harus mengungsi.
Banjir juga terjadi di Kabupaten Maros, Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Barru, Takalar, serta Jeneponto.
Hal yang sama juga terjadi di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, dan di Sidoarjo, Jawa Timur.
Sejak awal tahun ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan tentang kondisi cuaca ekstrem dan musim hujan yang masih terjadi hingga Maret.
Pada Selasa (22/1) BMKG kembali mengeluarkan peringatan tentang cuaca ekstrem, yakni berupa angin kencang di beberapa wilayah di Indonesia.
Cuaca ekstrem terjadi karena tiga bibit badai tropis di dekat wilayah Indonesia. BMKG menyebut 14 wilayah berpotensi menderita akibat badai tropis tersebut, dengan bencana dapat berupa potensi banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.
Peringatan BMKG ini semestinya menjadi alarm bagi pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera bersiaga sebab skala tinggi dampak bencana sesungguhnya bukan hanya disebabkan besarnya cuaca ekstrem, melainkan juga dari kualitas kesiagaan itu sendiri.
Yang juga masih terkait dengan dampak cuaca ekstrem ialah wabah penyakit yang memang umum mengikuti. Seperti sudah berulang kali pula merebak di musim hujan, wabah penyakit demam berdarah dengue (DBD) muncul.
Namun, lebih menyedihkan karena banyaknya daerah yang menderita status kejadian luar biasa (KLB).
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat pemerintah daerah (pemda) di tiga provinsi telah menetapkan kejadian luar biasa (KLB) penyakit DBD sejak 1 Januari 2019 hingga 17 Januari 2019.
Ketiga provinsi tersebut ialah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Utara (Sulut), dan Kalimantan Tengah (Kalteng).
Di NTT, minggu lalu, kepala dinas kesehatan setempat mengungkapkan hingga November 2018 sudah ada tiga jiwa penderita DBD meninggal.
Pada Desember 2018 jumlah penderita yang meninggal dunia mencapai lima orang, kemudian pada 1-11 Januari 2019 tercatat 112 orang menderita DBD.
Di Sragen, bupati setempat juga belum lama ini menetapkan KLB DBD sebab dari 111 kasus DBD yang ditemukan di 19 kecamatan, ada dua penderita di antaranya yang meninggal dunia.
Sudah menjadi pengetahuan umum, penyakit DBD kerap muncul di kala cuaca ekstrem atau pergantian cuaca. Musim penghujan mendukung perkembangbiakan jentik nyamuk pembawa penyakit itu karena banyaknya genangan air.
Dalam kondisi seperti itu, langkah penanggulangan yang cepat harus segera dilaksanakan, termasuk pengerahan dana darurat dan dana kedaruratan yang ada di APBD ataupun APBN.
Namun, lebih dari itu, pemerintah juga harus terus menyosialisasikan gaya hidup bersih kepada masyarakat.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved