Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
NEGERI ini beruntung dianugerahi kekayaan alam termasuk sumber energi yang melimpah, tetapi selama berpuluh-puluh tahun tidak semua anak bangsa bisa leluasa menikmatinya. Keadilan terhadap akses untuk mendapatkan energi amat lama, hanya menjadi mimpi.
Para pendiri bangsa atau founding fathers sebenarnya telah meletakkan prinsip dasar sekaligus petunjuk bagaimana kekayaan alam kita semestinya dikelola. Dalam konstitusi jelas dan tegas digariskan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Namun, harus kita katakan bahwa perintah konstitusi itu sangat lama diabaikan. Selama beberapa dekade, pengelolaan kekayaan alam termasuk energi jauh dari prinsip-prinsip keadilan.
Tidak semua anak negeri bisa dengan mudah dan murah menikmati energi untuk menjalani hidup sehari-hari. Sangat banyak di antara anak bangsa yang diperlakukan berbeda. Mereka harus menebus energi serupa dengan susah payah dan harga jauh lebih mahal.
Warga yang tinggal di wilayah pegunungan Papua, misalnya, harus merogoh kantong hingga Rp100 ribu untuk mendapatkan seliter premium. Harga supermahal juga harus ditanggung rakyat yang hidup di kawasan terpencil lainnya.
Mereka merupakan rakyat Indonesia yang tinggal di Indonesia, tetapi harus membeli bahan bakar minyak (BBM) dengan harga berbeda ketimbang rakyat Indonesia yang tinggal di wilayah Indonesia lainnya seperti Jawa, Bali, dan Sumatra. Itulah ketidakadilan tingkat tinggi, yang ironisnya terus dibiarkan, meski pemimpin negeri ini silih berganti.
Enam presiden mulai dari Soekarno hingga Susilo Bambang Yudhoyono tak mampu memungkasi ketidakadilan itu. Ketimpangan di antara rakyat dalam mendapatkan hak untuk menikmati energi yang sama terus saja terjadi seakan tiada solusi.
Pada konteks itulah kita angkat topi ketika pemerintahan saat ini, di bawah kendali Joko Widodo-Jusuf Kalla, telah dan akan terus mengikis ketidakadilan di bidang energi. Langkah konkret pun sudah lama diambil, yakni dengan program BBM satu harga. Dengan kebijakan yang mulai diterapkan pada 1 Januari 2017 itu, harga BBM jenis premium, minyak tanah, dan solar bersubsidi akan sama di seluruh Indonesia.
Hingga kini, BBM satu harga sudah menjangkau 131 titik lokasi di Indonesia. Targetnya, kebijakan prorakyat itu tersebar di 170 titik hingga akhir tahun ini.
Tak cuma BBM satu harga, energi berkeadilan juga digencarkan pemerintah di bidang listrik. Untuk wong cilik yang belum menikmati sambungan listrik karena ketidakmampuan finansial, pemerintah menggratiskan biaya sambungan. Jumlah mereka cukup besar, bahkan di Jawa Barat saja terdapat 235 ribu lebih keluarga prasejahtera yang rumahnya belum tersambung listrik PLN secara langsung.
BBM satu harga dan sambung listrik gratis merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah untuk mewujudkan energi berkeadilan. Amatlah tepat pula penegasan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan saat memberikan kuliah umum dalam rangka hari ulang tahun ke-49 harian ini di Jakarta, kemarin, bahwa energi berkeadilan merupakan turunan dari amanat sila kelima Pancasila.
Energi berkeadilan, kata Jonan, bukan cuma menyediakan kebutuhan energi, melainkan juga memastikan rakyat mampu menikmatinya. Memang, perlu dana amat besar untuk merealisasikannya. Untuk menyalurkan BBM satu harga, contohnya, PT Pertamina harus mengeluarkan ongkos hingga Rp800 miliar.
Akan tetapi, keadilan bagi rakyat tak bisa diukur dengan uang. Sudah terlalu lama perlakuan berbeda di antara sesama anak bangsa dalam mengakses energi dianggap sebagai hal biasa. Berapa pun biayanya, energi berkeadilan menjadi keniscayaan dan kita mengapresiasi pemerintahan Jokowi yang sudah, sedang, dan akan terus mewujudkannya.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved