Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI sudah hampir setengah abad resmi menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, masih saja ada sebagian rakyat Papua yang ingin memisahkan diri. Padahal, perhatian dari pemerintah pusat ke provinsi ujung timur Indonesia itu begitu luar biasa, yang sampai-sampai membuat provinsi lain sempat merasa iri.
Papua sah menjadi bagian dari NKRI lewat penentuan pendapat rakyat atau pepera alias referendum pada 1969, yang hasilnya juga diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa. Artinya, rakyat Papua bergabung dengan Indonesia bukan karena paksaan apalagi melalui perang, melainkan murni didorong kesukarelaan.
Persoalannya, hingga kini masih banyak persoalan di sana sehingga Papua terus menjadi persoalan bagi Republik ini. Mesti diakui, selama puluhan tahun Papua memang akrab dengan paradoksial. Papua ialah tanah yang kaya raya, tetapi sebagian besar rakyatnya hidup papa. Papua ialah bumi yang damai, tetapi masyarakatnya dicekam ketakutan.
Pada konteks itulah beragam jenis tudingan miring membanjiri pemerintah Indonesia. Katanya, Indonesia bisanya hanya mengeruk habis-habisan kekayaan alam Papua. Katanya, alih-alih menghadirkan kesejahteraan, Indonesia justru membiarkan rakyat Papua berkubang dalam kesengsaraan. Katanya, Indonesia berlaku kejam kepada masyarakat Papua ketika berusaha mengatasi kelompok yang ingin merdeka.
Bahwa rakyat Papua sekian lama hidup nestapa, itu memang realitas. Bahkan, data teranyar Badan Pusat Statistik menyebutkan sebanyak 87% desa di Papua dan 82% di Papua Barat masih berkategori desa tertinggal.
Namun, salah fatal jika ada anggapan Indonesia bisanya hanya mengambil kekayaan dari Bumi Cenderawasih. Juga, keliru besar jika ada tudingan Indonesia sengaja membiarkan rakyat Papua sengsara.
Harus kita katakan, di tengah masih banyaknya masalah di Papua, Indonesia sudah hadir sebagai negara. Pemerintah bahkan memperlakukan Papua sebagai anak kesayangan dengan memberikan banyak keistimewaan.
Lewat Undang-Undang No 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua, Papua diperlakukan khusus. Untuk posisi kepala daerah di Papua, misalnya, mutlak jatah orang asli Papua. Bantuan dana pun mengalir deras. Selain dana transfer daerah, umpamanya, Papua juga mendapatkan dana otonomi khusus yang sejak 2002 tak kurang dari Rp60 triliun.
Pada pemerintahaan Joko Widodo-Jusuf Kalla saat ini, perlakuan pemerintah kepada Papua semakin istimewa. Pembangunan infrastruktur utamanya Jalan Trans-Papua dikebut. Untuk kali pertama, rakyat Papua pun bisa menikmati harga BBM sama dengan di daerah lain di Indonesia.
Karena itu, penegasan Jusuf Kalla bahwa pemerintah pusat tidak pernah mengambil kekayaan Papua dan justru menyubsidi rakyat Papua secara luar biasa benar adanya. Menurutnya, secara politik dan ekonomi, pusat total membangun Papua.
Kalla, juga kita, bukan hendak mengungkit-ungkit pemberian untuk Papua. Wajar jika pusat memberikan perhatian lebih karena Papua masih serbakekurangan. Namun, wajar pula kita memberikan pengertian kepada seluruh rakyat Papua, terutama kelompok kriminal bersenjata atau separatis, bahwa Indonesia benar-benar total ingin membangun Papua.
Pusat memperlakukan Papua secara istimewa semata agar mereka segera lepas landas dari ketertinggalan. Kita mendukung keistimewaan itu terus diberikan, tetapi harus dibarengi pengawasan lebih agar segala keistimewaan tak dibajak segelintir elite di Papua.
Pendekatan kesejahteraan yang dikedepankan pemerintahan Jokowi-JK ialah cara ampuh untuk mengurai kebersengkarutan di Papua. Namun, kita juga perlu mengingatkan bahwa pendekatan keamanan tak boleh disimpan tatkala menghadapi kelompok separatis. Negara boleh memperlakukan Papua secara istimewa, tetapi juga harus menegakkan wibawa.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved