Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI politik tidak hanya dikenal sebagai pilar demokrasi, tetapi juga penyangga kekuasaan. Partai politik ialah jalan bebas hambatan menuju kekuasaan. Hampir tidak ada jalan menuju lorong kekuasaan tanpa melalui partai politik.
Ketika menjadi presiden dan wakil presiden, seseorang mutlak melalui pintu partai politik. Mau menjadi kepala daerah, kendati bisa lewat jalur perseorangan, juga perlu partai politik. Begitu juga menjadi anggota legislatif, minus Dewan Perwakilan Daerah, harus melalui partai.
Tidak hanya itu, pengisian komisi negara, hakim agung, hakim konstitusi, Panglima TNI, kepala kepolisian, dan pencalonan duta besar haruslah bersentuhan dengan tangan partai politik di DPR. Pun pemerintah dari pusat sampai daerah tidak bisa menggerakkan pembangunan tanpa partai politik karena kekuasaan anggaran APBN dan APBD ada di tangan kader partai politik di DPR dan DPRD.
Sebagai pilar demokrasi dan jalan menuju kekuasaan, partai politik perlu terus-menerus berbenah diri agar menghasilkan kader politik terbaik. Kader yang penuh amanah saat menduduki jabatan publik.
Fakta bicara lain. Tidak sedikit kader atau mereka yang direstui partai politik justru terlibat korupsi. Sudah tidak terbilang jumlah anggota legislatif yang masuk bui. Bahkan, dalam sejumlah kasus persidangan di pengadilan, terungkap adanya aliran dana korupsi untuk membiayai kegiatan partai politik.
Partai politik tidak bisa cuci tangan atas kader yang berbuat tercela saat menduduki jabatan publik. Tidak bisa cuci tangan karena mestinya partai politik dengan kesadaran penuh melakukan rekrutmen kader politik yang mempunyai integritas, kapabilitas, dan akuntabilitas.
Harus jujur dikatakan bahwa partai politik lupa, bahkan pura-pura lupa, untuk merekrut kader terbaik. Karena itulah, kita sependapat dengan Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem Siswono Yudo Husodo yang mengatakan partai politik di Indonesia saat ini lupa tugas utama mereka menghadirkan kader terbaik untuk rakyat.
Berbicara dalam diskusi berjudul Memufakatkan Sistem Kenegaraan Indonesia di Jakarta, pekan lalu, Siswono mengatakan sekarang sistem partai politik lebih ke kekerabatan dan nepotisme untuk uang. Akibatnya, tidak banyak sosok berintegritas yang ada di parlemen baik di tingkat pusat maupun daerah. Namun, harus tegas pula dikatakan bahwa masih ada partai antimahar.
Inilah saatnya partai politik kembali menguatkan komitmen untuk menghadirkan kader terbaik demi kepentingan bangsa. Oleh karena itu, partai politik perlu membakukan sistem kaderisasi. Kaderisasi yang bersifat inklusif, berkala, berjenjang, dan berkesinambungan, serta sistem rekrutmen yang terbuka, demokratis, dan akuntabel. Bukan sistem rekrutmen suka-suka elite partai politik.
Tanpa ada sistem kaderisasi yang baku di partai politik, jalan menuju lorong kekuasaan menjadi pasar gelap sehingga siapa pun bisa menjadi pejabat politik asalkan populer, punya modal uang, serta punya kedekatan personal dengan elite partai. Dalam pasar gelap, kapasitas dan integritas dikalahkan isi tas alias uang.
Rakyat tidak sudi bila partai politik disabotase sebagai lembaga pemburu rente. Partai politik harus dikembalikan kepada jati dirinya sebagai pilar demokrasi yang bertanggung jawab dalam memajukan kehidupan berdemokrasi yang lebih bermartabat. Sebagai jalan menuju kekuasaan, partai politik hendaknya efektif menjalankan peran rekrutmen politik sehingga tidak menjadi lembaga pemburu rente.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved