Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTEMUAN tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia yang tahun ini digelar di Indonesia, tepatnya di Bali, telah dimulai. Kritik yang datang bertubi-tubi dari lawan politik Presiden Joko Widodo tidak menggoyahkan tekad pemerintah untuk menyukseskan pertemuan tersebut.
Terlebih, kritik-kritik yang dilontarkan kerap tidak didasari data empiris yang valid. Mantan Menko Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menuding pertemuan IMF-Bank Dunia memboroskan keuangan negara. Malah, ia menyebut penyelenggaraan di Indonesia yang menyedot biaya Rp810 miliar ialah yang termahal jika dibandingkan dengan pelaksanaan di negara-negara lain.
Faktanya, selama lebih dari satu dekade terakhir, seluruh negara di luar Amerika Serikat yang menjadi tuan rumah pertemuan IMF-Bank Dunia menghabiskan dana lebih besar ketimbang Indonesia. Pertemuan tiap tiga tahun sekali sejak 2006 itu, yang berturut-turut digelar di Singapura, Turki, Jepang, dan terakhir di Peru pada 2015, seluruhnya menyedot biaya lebih dari Rp900 miliar.
Pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia tiap tahunnya diadakan di Washington DC, Amerika Serikat. Namun, tiap tiga tahun sekali, pertemuan digelar di negara anggota lainnya. Tidak mudah untuk mendapat kehormatan menjadi tuan rumah. Tiap kandidat harus bersaing dengan negara-negara lainnya. Posisi tuan rumah menjadi rebutan karena negara penyelenggara akan mendapatkan manfaat yang lebih besar ketimbang biaya yang dikeluarkan.
Itu pula yang mendorong Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono angkat bicara. Kendati berada di kubu lawan politik Jokowi, SBY mendukung pemerintahan Jokowi tetap menyelenggarakan pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia sesuai jadwal. Pendapat Ketua Umum Partai Demokrat tersebut berseberangan dengan pernyataan Wakil Sekjen Demokrat Andi Arief yang merendahkan penyelenggaraan ajang tahunan itu di Indonesia.
Lagi-lagi pernyataan kubu lawan politik Jokowi dilontarkan tanpa didukung fakta empiris. Justru di masa pemerintahan SBY, yang notabene didukung Partai Demokrat, Indonesia mengajukan diri menjadi kandidat tuan rumah hingga akhirnya terpilih. Rencana penyelenggaraan dimatangkan di era pemerintahan Jokowi.
Terlepas dari motif SBY yang dengan lantang rela berseberangan dengan kubu yang ia dukung, SBY turut meyakini menjadi tuan rumah memberi manfaat lebih besar ketimbang biaya yang dikeluarkan. Belum juga pertemuan dibuka, IMF menghimpun kontribusi Rp2 miliar secara internal untuk upaya pemulihan daerah terdampak bencana di Lombok dan Sulawesi Tengah.
Sumbangan dipastikan akan bertambah lagi. Hal itu sekaligus bukti bahwa penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia bukan tidak peka bencana. Bahkan sebaliknya, mampu menggalang solidaritas internasional yang lebih luas.
Manfaat yang lebih besar lagi yang kini tengah dibidik pemerintah ialah masuknya investasi langsung asing secara besar-besaran. Kemudian, ditambah promosi industri pariwisata Indonesia yang telah dicanangkan sebagai leading sector perekonomian nasional.
Bukan harapan kosong bila kenyataannya ajang pertemuan itu mampu mendatangkan 34 ribu orang ke Bali. Mereka terdiri atas perwakilan pemerintah, gubernur bank sentral, menteri keuangan, pimpinan korporasi, lembaga swadaya masyarakat, pelaku usaha, akademisi, dan ekonom.
Investasi sebesar Rp200 triliun pun menunggu masuk dan mengalir melalui BUMN-BUMN. Semua hanya bisa diwujudkan dengan memberikan citra yang baik sebagai tuan rumah, bukan dengan mengindahkan kritik yang asal bunyi.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved