Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEMBILAN gubernur dan wakil gubernur, Rabu (5/9), telah mengawali rangkaian pelantikan kepala daerah yang telah ditetapkan sebagai pemenang dalam pilkada serentak 2018 Juni lalu. Usai sudah sorak-sorai dan pesta kemenangan. Mereka harus mulai bekerja untuk melunasi setumpuk janji yang dilontarkan kepada calon pemilih saat kampanye, juga segepok tantangan lain.
Tidak ada argumentasi lain, inilah waktunya mereka berganti baju, memakai pakaian kerja dan menanggalkan baju partai. Baju ialah simbol loyalitas. Itu artinya mulai sekarang mereka tidak boleh lagi menyisakan sedikit pun ruang loyalitas untuk partai politik pendukung ataupun pengusung, dan mesti bersetia kepada rakyat.
Harus diakui, para gubernur itu dihasilkan dari sebuah proses kompetisi demokrasi yang tentu saja di dalamnya terdapat bumbu-bumbu pertikaian ataupun kompromi. Bahkan tak sedikit yang sampai memunculkan polarisasi tajam di masyarakat. Akan tetapi, ketika hal itu sudah dapat dilalui dan kemenangan sudah mereka dapatkan, saat itu juga mereka menjadi milik rakyat, bukan lagi milik partai atau golongan mana pun.
Itulah tantangan terberat para gubernur yang baru dilantik, terutama di awal tugas. Mereka terlebih dahulu harus memenangi 'pertarungan' melawan ego sendiri karena sesungguhnya demokrasi, kata orang bijak, ialah kerelaan untuk mengorbankan separuh keinginan pribadi untuk digantikan dengan separuh kehendak orang lain.
Setelah selesai dengan diri mereka sendiri, para gubernur harus bisa tampil sebagai pemimpin bagi semua. Pemimpin yang tak hanya mengayomi semua kelompok dan golongan, tapi juga mampu menciptakan pemerintahan yang sesuai dengan kehendak rakyat sekaligus menggerakkan partisipasi seluruh rakyat untuk mencapai agenda dan tujuan bersama. Itulah yang disebut pemimpin autentik.
Dari merekalah sesungguhnya bibit pemimpin bangsa yang berwatak negarawan dapat dihasilkan. Sosok Presiden Joko Widodo bolehlah dijadikan satu contoh konkret bahwa pemimpin negara tak melulu harus merupakan hasil godokan politik tingkat pusat, tapi juga bisa menetas dari daerah. Pemimpin yang sudah biasa menggeluti dan ditempa persoalan-persoalan mikro di daerah amat mungkin memiliki kapabilitas dan kualitas yang lebih tinggi ketimbang mereka yang hanya melihat dari kejauhan di pusat.
Namun, tentu saja kapabilitas dan kualitas itu harus dibuktikan dulu ketika mereka memimpin daerah. Jalan untuk menjadi pemimpin di level yang lebih tinggi akan terbuka lebar ketika mereka bisa menunjukkan kemampuan mengolah asa menjadi kenyataan, merealisasikan gagasan-gagasan brilian, dan yang terpenting mampu membawa daerah mereka bergerak maju. Ikuti saja proses itu.
Sungguh tak elok, kalau belum apa-apa, mereka justru menjadikan posisi kepala daerah hanya sebagai loncatan instan demi target menjadi pemimpin negeri. Karena itu, kiranya kita patut memberikan dukungan sekaligus kesempatan kepada para gubernur yang baru saja dilantik untuk membuktikan. Inilah saatnya mereka bekerja demi rakyat.
Jangan habiskan waktu untuk mematut diri. Jika itu yang dilakukan, Anda akan 'dihabisi' publik dan waktu itu sendiri. Selesaikan problem di daerah, sejahterakan rakyatnya, niscaya negara ini akan menarik Anda dalam tugas, amanat, dan tanggung jawab yang lebih besar.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved