Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIDAKNYA ada dua ukuran kesuksesan penyelenggaraan pilkada serentak di 171 daerah pada hari ini. Pertama, sebanyak 152 juta pemilih difasilitasi untuk menggunakan hak pilih mereka dalam pilkada yang berlangsung jujur dan adil.
Hak pilih mestinya tidak bisa dikurangi dengan alasan teknis administrasi pilkada. Semua nama yang tertera dalam daftar pemilih tetap diharapkan bisa menggunakan hak pilih mereka secara bertanggung jawab.
Kedua, ini jauh lebih penting, pilkada mesti mampu menghadirkan pemimpin yang memenuhi kepentingan publik. Kepala daerah yang dihasilkan melalui pilkada berbiaya selangit itu diharapkan mampu melahirkan pemimpin berwatak negarawan.
Pemenang pilkada diharapkan menjadi pemimpin yang menyatukan, bekerja hanya untuk memajukan daerah dan menyejahterakan rakyat. Bukan pemimpin yang hanya mengakomodasi pendukung dan tim suksesnya. Bukan pula menjadi pemimpin yang doyan korupsi untuk mengisi kembali pundi-pundi kekayaan yang dipakai selama masa kampanye.
Harus jujur diakui bahwa dua kali pilkada serentak sebelum ini tak sepenuhnya menghadirkan kepala daerah yang negarawan. Sebagian dari mereka berperan seperti raja-raja kecil yang hanya berpangku tangan menunggu upeti. Mereka itulah yang kemudian dibekuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena tertangkap tangan menerima suap.
Mengapa pilkada harus melahirkan kepala daerah yang negarawan? Kita berharap, sangat berharap, para kepala daerah itu kelak menjadi sumber rekrutmen pemimpin di tingkat nasional. Pemimpin yang merajut karier dari daerah niscaya senantiasa mengutamakan kepentingan rakyat yang berdiam di pelosok sekalipun.
Tanggung jawab menghadirkan kepala daerah yang negarawan sepenuhnya ada di tangan pemilih saat memasuki bilik suara. Para pemilih diharapkan untuk mengedepankan akal sehat dalam memilih.
Hanya pemilih rasional yang akan memilih pemimpin berdasarkan keyakinannya bahwa calon yang dipilih itu bisa merealisasikan janji kampanyenya. Memilih pemimpin bukan semata-mata karena pemberian uang karena itu hanya akan mengantarkan pemimpin terjerat dalam kasus korupsi.
Rekam jejak calon hendaknya menjadi pertimbangan dalam memilih. Jangan sekali-kali memilih pemimpin berwatak koruptif. Calon yang bermain politik uang sebaiknya dibuang jauh-jauh. Apalagi, ada sembilan tersangka korupsi ikut bertarung dalam pilkada kali ini.
Pemilihan kepala daerah secara langsung oleh rakyat sudah berlangsung satu dekade sejak kali pertama digelar pada 2005. Kini, 13 tahun kemudian, mestinya kualitas demokrasi lokal sudah teruji. Alih-alih makin baik, justru kemunduran yang terus membayangi. Sudah 356 pemimpin daerah berurusan dengan hukum. Sejak 2005, sebanyak 56 kepala daerah divonis penjara karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi.
Ketika kepala daerah yang dihasilkan melalui pemilihan langsung kerap melakukan korupsi, jelas ada persoalan pada proses demokrasinya. Persoalan itu antara lain partai politik belum serius membenahi kaderisasi, politik uang terus-menerus gentayangan, belum lagi makin maraknya politik identitas berbau SARA.
Inilah saat yang tepat bagi demokrasi lokal naik kelas. Tidak lagi sekadar demokrasi prosedural. Demokrasi lokal naik kelas bila pemilih tetap merawat kewarasan akal untuk menghadirkan negarawan melalui pilkada.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved