Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEUTAMAAN dalam pelayaran ialah kepatuhan mutlak pada standar keselamatan. Standar itu sering diabaikan dengan kesadaran penuh hanya untuk mengejar untung, tapi penumpang buntung.
Standar keselamatan pelayaran sudah sangat apik dituangkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2016 tentang Daftar Penumpang dan Kendaraan Angkutan Penyeberangan.
Setiap kapal yang berlayar wajib memiliki daftar penumpang atau manifes. Daftar penumpang itu menjadi tanggung jawab nakhoda sebagai dasar dikeluarkannya surat persetujuan berlayar dari syahbandar.
Ketentuan terkait dengan manifes itu paling sering dilanggar. Akibatnya, pada saat terjadi kecelakaan, baru ketahuan jumlah penumpang jauh melebihi kapasitas kapal.
Dugaan pelanggaran soal manifes itulah yang terkuak dari kasus kapal motor Sinar Bangun yang tenggelam dalam perjalanan dari Pelabuhan Simanindo di Kabupaten Samosir menuju Pelabuhan Tigaras di Kabupaten Simalungun pada Senin (18/6) sekitar pukul 17.15 WIB.
Kesaksian penumpang yang selamat menyebutkan kapal kayu itu kerap dioperasikan membawa manusia dan kendaraan roda dua untuk menyeberangi Danau Toba. Biasanya, penumpang membayar ongkos di saat kapal sudah berlayar.
Ketiadaan manifes itulah yang menyebabkan jumlah penumpang yang diangkut KM Sinar Bangun berubah-ubah. Semula Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samosir menyebut kapal itu mengangkut 80 penumpang.
Selang beberapa waktu kemudian, posko penanganan korban di Pelabuhan Tigaras mendapat laporan dari keluarga, sebanyak 147 orang hilang. Di posko Pelabuhan Simanindo tercatat 108 orang hilang. Pihak kepolisian menduga ada laporan ganda sehingga untuk sementara korban hilang sekitar 200 orang.
Harus tegas dikatakan bahwa KM Sinar Bangun memuat penumpang melebihi kemampuannya yang cuma 43 orang. Itulah sebabnya kapal itu hanya memiliki 45 jaket pelampung.
Meski demikian, kelebihan penumpang bukanlah faktor tunggal kecelakaan karena saat dalam perjalanan hujan deras turun disertai angin kencang dan petir. Tidak hanya itu, tinggi gelombang dilaporkan mencapai 2 meter.
Terlepas dari penyebab kecelakaan, kewajiban pembuatan dokumen muatan kapal berupa daftar penumpang dan kendaraan sesungguhnya dalam kerangka mewujudkan keselamatan, keamanan, ketertiban, dan kelancaran transportasi penyeberangan.
Jika benar informasi bahwa penumpang KM Sinar Bangun membayar ongkos di dalam saat kapal sudah berlayar, itu artinya pelanggaran soal manifes sudah berlangsung lama dan terus-menerus dilestarikan.
Pertanyaan paling penting yang perlu segera dijawab ialah mengapa pelanggaran itu dibiarkan? Bukankah dalam peraturan menteri perhubungan itu disebutkan pengawasan soal manifes dilakukan direktur jenderal, dalam hal ini dilaksanakan otoritas pelabuhan penyeberangan atau unit pelaksana teknis pelabuhan penyeberangan?
Harus diingatkan bahwa peraturan itu dibuat bukan untuk gagah-gagahan, melainkan untuk dilaksanakan. Karena itulah, sudah sepatutnya dilakukan investigasi menyeluruh terkait dengan pelanggaran di bidang pelayaran.
Investigasi itu bukan semata-mata bertujuan mencari pihak yang paling bertanggung jawab atas keteledoran tenggelamnya KM Sinar Bangun. Jauh lebih penting lagi ialah hasil investigasi itu dipakai untuk memperbaiki transportasi penyeberangan di Danau Toba yang sudah ditetapkan sebagai salah satu daerah tujuan wisata.
Sudah sepantasnya dan selayaknya pelayaran di Danau Toba menjanjikan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan. Jika tidak mau terulang tragedi kemanusiaan di daerah pariwisata itu, pelanggaran sekecil apa pun tak bisa ditoleransi.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved