Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
HOAKS dengan segala macam turunannya yang beranak pinak di media sosial telah membajak demokrasi negeri ini. Hoaks seolah menjadi senjata utama dalam kontestasi politik. Ujaran kebencian berbau SARA terus diproduksi untuk mendelegitimasi lawan-lawan politik.
Disebut membajak karena hoaks membanjiri informasi masyarakat bukan sekadar aksi spontanitas karena kekecewaan, melainkan diproduksi secara terorganisasi dan diorkestrasi dengan tujuan untuk memengaruhi sikap politik publik. Hoaks diproduksi supaya persepsi publik berbalik untuk membenci pihak yang dijadikan target mereka.
Tidak sekadar terorganisasi, komplotan produsen hoaks ini pun punya jejaring luas. Sindikat semacam itu seakan tidak pernah habis. Tahun lalu polisi membongkar produsen hoaks bernama Saracen. Baru-baru ini polisi mengungkap pabrik hoaks dengan nama Muslim Cyber Army.
Mereka tersebar di kota-kota besar, yakni Jakarta, Pangkalpinang, Bali, Palu, dan Sumedang. Bahkan masih ada yang diburu, seorang TKI yang posisinya berada di Korea Selatan. Polisi menyebut jejaring ini punya ratusan ribu anggota, 14 di antaranya sudah ditangkap.
Konten-konten yang disebarkan pelaku meliputi isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia dan penculikan ulama. Mereka mencemarkan nama baik Presiden, pemerintah, hingga tokoh-tokoh tertentu. Pelaku juga menyebarkan konten berisi virus pada orang atau kelompok lawan yang berakibat merusak perangkat elektronik bagi penerima.
Keberhasilan Polri memberangus jaringan produsen hoaks itu patut diapresiasi. Itu menunjukkan polisi pantang lelah untuk menjernihkan ruang-ruang informasi publik dari limbah hoaks. Namun, tentu upaya Polri ini tidak akan berarti jika masyarakatnya sendiri masih permisif terhadap segala macam hoaks.
Sudah saatnya kita bergerak bersama menolak dan melawan fitnah, ujaran kebencian, serta berbagai turunannya itu. Suplai dan permintaan dalam komoditas hoaks ini mesti diputus. Tidak akan ada produksi jika publik kritis terhadap hoaks.
Rakyat mestinya melek, bisa membedakan mana hoaks, mana fakta. Rakyat semestinya tak lekas percaya dengan berita bohong dan ikut-ikutan menyebarkannya. Rakyat seharusnya ikut aktif dan partisipatif melaporkan berita bohong dan provokatif kepada penegak hukum.
Publik mesti membuktikan bahwa negara ini menolak pembodohan dan pembunuhan akal sehat. Jika fenomena hoaks ini terus dibiarkan, yang dipertaruhkan bukan saja kedamaian sosial, melainkan juga produktivitas dan kemajuan bangsa. Memandang kecil bahaya hoaks sama saja melenakan negara ke dalam masa jahiliah.
Jangan sampai perkembangan teknologi media, dengan media sosialnya, malah memunculkan banyak mudarat ketimbang manfaatnya. Kita mesti waspada karena di media sosiallah potensi kampanye-kampanye negatif, provokatif, dan tak memedulikan etika dan norma bakal membanjir.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved