Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KONSTELASI Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mulai menunjukkan wujudnya. Seperti yang sudah diyakini, Joko Widodo atau Jokowi menjadi magnet terkuat bagi partai-partai politik untuk didukung kembali menjadi presiden negeri ini.
Jokowi kian tangguh sebagai kontestan. Dukungan terhadapnya pada pilpres tahun depan lebih berlimpah ketimbang saat menjuarai kompetisi empat tahun silam. Pada Pilpres 2014 Jokowi hanya diusung empat partai, yaitu NasDem, PDIP, PKB, dan Hanura, dengan kekuatan 37,13% kursi di parlemen.
Namun, kini, kecuali PKB, sudah ada lima partai pengusung Jokowi dengan 51,96% kursi di DPR setelah Golkar dan PPP resmi mendukung. Dukungan itu pun belum final. Masih ada sejumlah partai yang belum menentukan sikap, yang pada akhirnya bukan tidak mungkin merapat juga ke Jokowi.
Artinya, sebagai calon presiden 2019-2024, Jokowi kini punya modal dukungan berlipat untuk melanjutkan kepemimpinannya sekaligus menjaga kesinambungan pembangunan. Tentu, partai-partai tersebut tidak asal menyerahkan dukungan. Mereka berhitung cermat bahwa Jokowi memang layak didukung.
Prestasi Jokowi yang terbilang apik hingga empat tahun memimpin bangsa ini dan selalu merajai hasil semua survei sebagai kandidat dengan elektabilitas tertinggi ialah bagian dari perhitungan itu. Kita menyambut baik derap partai-partai tersebut yang sudah jauh-jauh hari mendeklarasikan dukungan.
Langkah itu setidaknya membuktikan bahwa mereka punya kepercayaan diri tinggi, sesuatu yang memang dibutuhkan dalam setiap kompetisi. Kecepatan berlandaskan perhitungan matang itu pula sebaiknya kembali dikedepankan untuk segera memilih calon wakil presiden pendamping Jokowi.
Idealnya, pilihan soal cawapres memang sepenuhnya diserahkan kepada capres. Namun, dalam sebuah koalisi, tak ada salahnya partai-partai pengusung ikut serta menggodok dan mengajukan figur terbaik sebagai cawapres. Karena itu, sudah tepat kiranya jika lima partai pengusung Jokowi segera berembuk bersama untuk berkolaborasi memilih cawapres pendamping Jokowi.
Tentu, seperti halnya capres, penentuan cawapres pantang dilakukan asal-asalan. Sederet kriteria harus menjadi pertimbangan. Segudang persyaratan mesti menjadi pijakan. Ia, misalnya, harus pula punya elektabilitas tinggi untuk memperkuat tingkat keterpilihan capres.
Cawapres juga wajib punya basis konstituen dan memiliki rekam jejak yang baik. Kriteria lain, dia haruslah matang, punya visi-misi jangka panjang, bahkan kalau perlu punya kelayakan dan kemampuan untuk menjadi capres di Pilpres 2024.
Bukan saatnya lagi wapres sekadar ban serep presiden. Seperti halnya duet Jokowi-Jusuf Kalla, presiden dan wapres ialah dwitunggal yang saling mengisi dan melengkapi demi optimalnya pembangunan negeri. Kita ingin cawapres untuk Jokowi secepatnya dipilih dan diumumkan.
Dengan pengumuman lebih dini, publik punya gambaran sejak dini perihal siapa yang bakal dipilih nanti. Kita berharap pula partai-partai yang belum bersikap segera menentukan sikap. Partai Gerindra, PKS, Demokrat, PAN, dan PKB mesti selekasnya mendeklarasikan siapa capres dan cawapres yang diusung.
Dengan begitu, di saat pendaftaran capres-cawapres yang tinggal sekitar lima bulan lagi, rakyat sudah mengetahui anak-anak terbaik bangsa yang akan berkontestasi. Kita berkehendak Pilpres 2019 tidak cuma menyodorkan Jokowi sebagai satu-satunya pilihan.
Pilpres tahun depan harus tetap kental dengan nuansa kompetisi sehat sehingga mesti ada kandidat lain sebagai penantang Jokowi. Pilpres 2019 jangan cuma calon tunggal agar tidak hambar.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved