Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu fungsi partai politik ialah sebagai sarana pendidikan politik bagi anggotanya dan masyarakat luas. Pendidikan politik itu penting agar masyarakat menjadi warga negara Indonesia yang sadar akan hak dan kewajiban dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Fungsi pendidikan politik itu yang sering diabaikan selama ini. Partai lebih gandrung bicara soal rekrutmen politik dalam proses pengisian jabatan politik. Bicara soal calon kepala daerah, calon anggota legislatif, dan calon presiden, tampaknya hal itu jauh lebih seksi bagi partai ketimbang membahas pendidikan politik.
Terus terang dikatakan bahwa sebaik-baiknya pendidikan politik yang dilakukan partai ialah keteladanan para pemimpin partai. Kurangnya keteladanan dalam sikap dan perilaku sebagian pemimpin dan tokoh partai berpotensi menjadi sumber krisis multidimensi yang dialami negeri ini.
Dalam konteks inilah kita mengapresiasi pernyataan Presiden Joko Widodo dalam sambutannya pada Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-11 Partai Hanura yang digelar di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (23/12)."Kepemimpinan parpol harus memberikan teladan untuk rakyat, melakukan pendidikan politik untuk masyarakat.
Orientasi parpol harus jelas, menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, memperkuat Pancasila, dan memperkukuh Bhinneka Tunggal Ika,” ucap Presiden. Pemimpin parpol bisa diteladani jika kata dan perbuatannya berjalan seiring. Hanya pemimpin yang ujar dan lakunya satu itulah yang bisa menjadi anutan masyarakat.
Jangan pernah lupa, pengalaman kita berbangsa dan bernegara menunjukkan bahwa seberat apa pun persoalan yang dihadapi, semua itu bisa diatasi kekuatan karakter para pemimpinnya. Tidaklah berlebihan jika ada yang mengatakan persoalan yang dihadapi bangsa ini sesungguhnya bukanlah defisit sumber daya, bukan pula minimnya jumlah orang pandai, melainkan bangkrutnya keteladanan para pemimpin.
Tatkala tokoh anutan sulit ditemukan, pada saat itulah anak-anak zaman sekarang mencari keteladanan dalam sosok rekaan. Sudah saatnya pemimpin parpol menjadi anutan generasi muda, apalagi menyongsong pemilihan kepala daerah serentak tahun depan yang dilanjutkan dengan pemilihan anggota legislatif dan presiden pada 2019.
Tidak sebatas pemimpin parpol, para calon kepala daerah, calon anggota legislatif, dan calon presiden pun hendaknya menampilkan diri menjadi sosok anutan. Jika negeri ini memiliki banyak tokoh anutan, niscaya generasi muda tidak lagi mencari keteladanan dalam dunia fiksi.
Begitu juga sebaliknya, tatkala negeri ini defisit tokoh anutan, terpaksa kita menengok batu nisan para negarawan. Belumlah terlambat para pemimpin parpol untuk menjadi anutan. Tahun politik mestinya menjadi momentum emas menjadikan diri mereka sebagai tokoh politik sekaligus negarawan.
Kesempatan emas di tahun politik tidak boleh dilewatkan begitu saja. Para pemimpin partai hendaknya menjadi pelopor yang menawarkan politik gagasan dalam setiap kontestasi, bukan mencari kemenangan dengan memainkan politik identitas. Jika sebatas mencari kemenangan kontestasi dengan politik identitas, itu artinya pemimpin partai tak kunjung naik kelas menjadi negarawan.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved