Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
ETIKA politik betul-betul masih menjadi barang langka di jagat perpolitikan kita. Para pelaku politik belum sepenuhnya menempatkan fatsun di tataran tertinggi sehingga komitmen dan konsistensi dengan amat gampang mereka abaikan. Banyak yang bilang, para pelaku politik di negeri ini punya semua hal yang dibutuhkan dalam berpolitik untuk meraih kekuasaan, kecuali etika.
Mereka masih miskin etika, padahal etika ialah syarat utama bagi terciptanya politik beradab. Pengabaian terhadap etika politik biasanya mewabah ketika kontestasi perebutan kekuasaan digelar, ketika pemilu atau pilkada diselenggarakan. Celakanya, tak cuma individu, institusi atau organisasi politik pun tak risih untuk menyampingkan etika politik.
Anggapan pengabaian terhadap etika politik terkini dialamatkan kepada Partai Golkar. Pemicunya, mereka seenaknya mencabut dukungan untuk bakal calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Perubahan kepemimpinan dari rezim Setya Novanto ke ketua umum yang baru, Airlangga Hartarto, dengan mudah pula mengubah sikap partai berlambang pohon beringin itu.
Mendukung atau tidak mendukung seorang calon dalam pilkada adalah hak tiap partai politik yang tak bisa diganggu gugat. Namun, ketika partai dengan gampangnya mencabut dukungan yang sudah resmi diberikan dan dideklarasikan, hal itu mengganggu akal sehat publik.
Tak cuma publik, seorang Wakil Presiden Jusuf Kalla pun merasa terganggu oleh keputusan Golkar mencabut dukungan untuk Kang Emil tersebut. Kalla yang juga mantan Ketua Umum Partai Golkar mengingatkan, partai politik harus menjunjung tinggi konsistensi dalam hal pengajuan calon kepala daerah.
Bila parpol mudah goyah, gampang bimbang atas keputusan yang sudah dibuat, citra mereka di mata rakyat akan rusak. Kalla juga merisaukan pencabutan dukungan untuk Ridwan Kamil akan memojokkan posisi Partai Golkar. "Kalau sudah ada komitmen, lain kali kalau suka mengubah-ubah, Golkar keluarkan rekomendasi orang tidak anggap lagi.
Sama saja nanti kalau tiap saya buat surat, besok saya ubah lagi. Itu tidak kredibel namanya," tegas Kalla. Kalla dan sejumlah kader Golkar memang patut mempersoalkan ketidakkonsistenan tersebut, sebab partai itu sedang menapaki langkah untuk bangkit setelah lama tersandera oleh keberadaan Novanto yang terjerat kasus korupsi KTP elektronik.
Sebagai salah satu partai paling besar, paling berpengalaman, dan paling berpengaruh dalam perjalanan Republik ini, Golkar memang tak boleh berlama-lama berkubang dalam ketidakpastian. Mereka sangat pas mengusung semboyan yang begitu agung, yakni Menuju Golkar Bersih, Golkar Bangkit, Menuju Indonesia Raya.
Namun, bisakah Golkar cepat bangkit jika pada saat bersamaan mereka tak memedulikan etika politik? Itu namanya setengah hati memulihkan citra partai. Pencabutan surat rekomendasi pencalonan Ridwan Kamil untuk berpasangan dengan Daniel Mutaqien di Pilgub Jabar 2018, sekali lagi, memang hak Partai Golkar.
Sah-sah pula mereka beralasan pencabutan itu lantaran Kang Emil tak kunjung memastikan untuk menggandeng Daniel yang merupakan kader Golkar sebagai pendampingnya. Namun, pencabutan dukungan terhadap Kang Emil bukan semata urusan internal Partai Golkar.
Ia telah menjadi contoh buruk dari praktik-praktik politik tanpa fatsun, tanpa etika. Ia merupakan wujud dari pengabaian salah satu peran utama parpol, yakni sebagai agen pendidikan politik bagi masyarakat. Jika kerbau dipegang talinya, orang dipegang mulutnya, kredibilitas partai politik bergantung pada sikap dan komitmennya. Partai politik harus menjadi teladan soal bagaimana berpolitik yang beradab, bukan sebaliknya.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved