Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo memilih Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima TNI. Nama calon pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo yang akan pensiun pada Maret 2018 itu sudah diserahkan kepada DPR, kemarin.
Penyerahan nama calon panglima kepada DPR bertujuan memenuhi ketentuan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Disebutkan bahwa Panglima TNI diangkat dan diberhentikan presiden setelah mendapat persetujuan DPR. Presiden mengusulkan satu calon panglima untuk mendapat persetujuan DPR.
Komisi I DPR yang melakukan uji kelayakan dan kepatutan jangan sampai hanya berperan sebagai stempel untuk menyetujui Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI. Begitu juga sebaliknya, Komisi I DPR jangan asal beda untuk menolaknya.
Menerima atau menolak calon Panglima TNI yang diusulkan presiden harus berbasiskan argumentasi yang rasional, bukan kepentingan politik. Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, jabatan Panglima TNI dapat dijabat secara bergantian oleh perwira tinggi aktif dari tiap-tiap angkatan yang sedang atau pernah menjabat kepala staf angkatan. Ketentuan jabatan panglima dapat dijabat secara bergantian tentu menjadi bagian pertimbangan Presiden Joko Widodo. Kali ini Jokowi memilih Hadi Tjahjanto yang dilantik sebagai KSAU pada 18 Januari 2017. Pilihan itu tentu saja patut diapresiasi.
Proses uji kepatutan dan kelayakan di Komisi I DPR sebaiknya difokuskan pada pengecekan rekam jejak dan menguji kemampuan serta kompetensi Hadi Tjahjanto sebagai calon panglima. Anggota DPR perlu mengendalikan diri sehingga dalam proses uji kepatutan dan kelayakan itu mereka tidak mengedepankan kepentingan politik sesaat dan sesat pula.
Elok nian bila dalam proses uji kepatutan dan kelayakan tersebut digali komitmen yang kuat, sangat kuat, dari calon panglima, mulai membangun kekuatan pertahanan yang andal hingga memastikan TNI tidak masuk politik praktis.
Pembangunan alat utama sistem persenjataan (alutsista) harus menjadi prioritas. Jujur dikatakan bahwa TNI yang dibanggakan selama ini sesungguhnya hanya bermodalkan semangat prajurit karena didukung mesin perang berusia renta. Tentara profesional hanya menjadi mimpi selama TNI disokong mesin perang rongsokan.
Profesionalitas TNI tidak bisa dibangun hanya lewat peluit baris-berbaris. Jangan pula dipaksa berlatih dengan alutsista rongsokan yang pada gilirannya hanya mengantarkan nyawa prajurit terbaik. TNI membutuhkan alutsista modern yang pengadaannya dilakukan secara transparan dan akuntabel sehingga tidak membuka celah untuk korupsi.
Calon panglima juga harus punya komitmen yang kuat untuk memastikan TNI tidak masuk ke ranah politik praktis. Komitmen itu penting karena tahun depan sudah memasuki tahun politik bersamaan dengan pilkada serentak pada 2018 dan pemilihan anggota legislatif berbarengan dengan pilpres pada 2019.
TNI tidak berpolitik praktis dalam arti bahwa tentara hanya mengikuti politik negara, dengan mengutamakan prinsip demokrasi, supremasi sipil, hak asasi manusia, dan ketentuan hukum. Pada saat bersamaan juga harus ada kesadaran sipil untuk tidak manarik-narik, apalagi sengaja menggoda, TNI untuk memasuki wilayah politik praktis.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved