Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
Peringatan kelahiran seorang tokoh besar semestinya bukan sekadar kangen-kangenan melainkan juga momentum untuk semakin dalam mengenal sang tokoh besar. Dari situ kita bisa meneladaninya. Begitulah, peringatan Maulid Nabi Muhammad hari ini semestinya menjadi momentum mengenalnya lebih dalam. Dari situ, kita sebagai bangsa bisa meneladani Sang Nabi.
Muhammad hadir membawa tiga misi. Ketiga misi itu mencerahkan, menyempurnakan perilaku, serta membawa rahmat bagi sekujur alam. Nabi hadir di tengah suku-suku di Tanah Arab yang gemar bertikai. Penyebab pertikaian antara lain perasaan superior setiap suku. Setiap suku merasa orang dari suku mereka yang paling pantas memimpin.
Superioritas itu tak hanya dalam bentuk perasaan, tetapi juga perbuatan. Pengarahan massa, pertikaian fisik bahkan perang antarsuku acap terjadi supaya orang dari suku mereka yang berkuasa.
Ketika itu perbedaan bukannya menghadirkan rahmat melainkan petaka. Belakangan Nabi mengajarkan perbedaan itu dan keberagaman itu rahmat bahkan hukum alam, sunnatullah.
Nabi hadir untuk mencerahkan dengan mengajarkan bahwa semua manusia setara adanya. Setara artinya semua orang, tak penting suku atau agamanya, punya hak yang sama, termasuk hak menjadi pemimpin. Tak cuma mengajarkan, Nabi juga memberi teladan dengan perilakunya yang toleran terhadap sesama, tanpa memandang suku, agama, dan asal-usul.
Puncak keteladanan dalam hal toleransi diperlihatkan Sang Nabi ketika ia membangun Negara Madinah. Di Negara Madinah, umat dari berbagai agama hidup rukun dan damai. Negara Madinah ialah rahmat.
Orang belakangan merujuk masyarakat Madinah zaman itu sebagai masyarakat ideal. Dari situ lahir istilah masyarakat madani yang kadang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris sebagai civil society.
Konsep masyarakat madani atau civil society ini menunjukkan ajaran Muhammad bersifat universal. Itu artinya, siapa pun, tak peduli agama, suku, atau bangsa mereka, bisa meneladani ajaran Muhammad, sebagaimana siapa pun bisa mengambil hikmah dari tokoh besar lain seperti Yesus atau Buddha.
Ajaran toleransi Sang Nabi perlu kita kemukakan kembali mengingat intoleransi cenderung menguat dan mengancam kebinekaan bangsa ini. Celakanya intoleransi itu dipraktikkan untuk kekuasaan politik dengan mengatasnamakan agama.
Lebih celaka lagi, mereka berencana berkumpul merayakan intoleransi itu dengan gegap gempita. Ini tentu bisa membuat korban intoleransi semakin terluka.
Ketika pihak yang terluka disuruh move on supaya lukanya lekas pulih, pihak sebelah justru menari di atas luka itu dengan merayakan kemenangan mereka secara gegap gempita.
Alih-alih pulih, luka itu semakin parah. Akhirul kalam, semoga kita sebagai bangsa masih punya kelapangan hati dan pikiran untuk meneladani Sang Nabi. Selamat memperingati Maulid Nabi. Selamat mengambil hikmah dari ajaran toleransi Sang Nabi.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved