Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGHORMATAN dan kepatuhan terhadap proses penegakan hukum sejatinya ialah hakikat dari tujuan negara ini untuk memuliakan daulat hukum. Kukuhnya supremasi hukum, salah satunya, akan disokong kesediaan seluruh warga negara menghormati dan menaati proses penegakan hukum.
Siapa pun itu, tak terkecuali elite-elite yang saat ini berada di pucuk pimpinan negeri. Hal tersebut perlu kita ingatkan lagi dengan berkaca pada keriuhan yang kini terjadi dan hampir menguras energi Republik ini terkait dengan kelanjutan penanganan kasus megakorupsi KTP elektronik (KTP-E), terutama adanya perseteruan antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Setya Novanto yang kian terlihat gamblang setelah penetapan tersangka untuk kedua kalinya terhadap Ketua DPR RI tersebut.
Keinginan dan kebutuhan KPK untuk memeriksa Novanto, baik sebagai saksi maupun sebagai tersangka kasus dugaan korupsi KTP-E, terus menemui jalan buntu. Macam-macam alasan berulang kali dilontarkan pihak Novanto, terutama melalui kuasa hukumnya, untuk menghindari pemeriksaan.
Puncaknya ketika pada Rabu (15/11) malam tim penyidik KPK ingin menjemput paksa ke kediaman Novanto karena telah mangkir dari pemanggilan siang harinya, Ketua Umum Partai Golkar itu menghilang. Ia dengan sesadar-sadarnya telah memilih tak mematuhi proses hukum dan memilih untuk menghindar.
Padahal, Novanto sejatinya hanya punya satu pilihan, yakni mengikuti proses itu dan bukan melawannya. Seperti halnya mayoritas rakyat Indonesia, ia pasti juga ingin perkara yang menyeretnya itu selekasnya berujung pada kepastian. Untuk mendapatkan kepastian, hanya satu pilihan pula bagi Novanto, yaitu menghormati dan mematuhi proses hukum.
Di jalur hukumlah ia bisa menempuh beragam cara hukum untuk membuktikan dirinya tidak bersalah. Bila memang tuduhan yang diterimanya dirasa mengada-ada, melalui jalur hukumlah Novanto mestinya harus memberi tahu rakyat bahwa kasus yang menimpanya mengada-ada.
Pada satu sisi, kita bisa mencatat 'perlawanan' yang dilakukan Novanto tersebut menunjukkan bahwa ia pemimpin yang telah gagal memberikan keteladanan secara maksimal. Kita tak boleh lupa Novanto ialah pemimpin lembaga legislatif yang terhormat, yang mestinya menjadi teladan dalam upaya penghormatan terhadap institusi dan proses hukum.
Namun, pada lain sisi, kita mesti ingatkan juga kepada KPK agar tak terlalu terhanyut oleh ambisi dan desakan publik untuk segera menangkap Novanto. Memuliakan hukum bukan cuma berlaku bagi pelaku pelanggaran hukum, melainkan juga bagi penegak hukum.
KPK tetaplah bekerja di jalur dan norma hukum yang ada dengan cara yang elegan, tak perlu mengumbar nafsu untuk mendapatkan simpati rakyat.
Yang terlihat saat ini KPK justru seperti terpancing oleh perlawanan-perlawanan yang dilancarkan kubu Novanto. Posisi Novanto sebagai Ketua DPR RI sepatutnya juga menjadi perhatian KPK karena jangan sampai tindakan kurang hati-hati KPK justru akan membawa perseteruan baru di antara dua lembaga tersebut.
Sungguh tak elok di mata publik bila kasus yang sebetulnya personal itu akhirnya menyeret-nyeret institusi. Kalau hendak memuliakan daulat hukum, kita mestinya hormati hukum untuk menjalankan prosesnya secara wajar. Proses hukum tak boleh dikangkangi, tapi juga jangan didramatisasi.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved