Menghidupkan Peran Negara

22/5/2014 00:00
KETIDAKHADIRAN negara dalam melindungi dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga negara demikian menonjol dalam satu dekade terakhir. Tatkala rakyat membutuhkan perlindungan, negara kerap diam.Warga bangsa pun ibarat anak ayam kehilangan induk, tanpa kepastian dan perlindungan. Negara seperti kehilangan wibawa dan tidak berdaya tatkala anak-anak bangsa membutuhkan pertolongan dan perlindungan.Visi dan misi Joko Widodo dan Jusuf Kalla yang bertekad menghadirkan kembali peran negara jika memenangi pemilihan presiden/wakil presiden, 9 Juli mendatang, sangat memberikan harapan. Visi dan misi itu disampaikan saat mereka mendaftar sebagai pasangan capres dan cawapres di Komisi Pemilihan Umum, Senin (19/5).

Menurut Jokowi dan JK, pengembalian peran negara merupakan salah satu solusi untuk mengatasi tiga persoalan utama bangsa, yakni ancaman terhadap wibawa negara, kelemahan sendi perekonomian bangsa, serta intoleransi dan krisis kepribadian bangsa.Sungguh tepat untuk menghadirkan kembali peran negara setelah sekian lama hal itu absen dalam kehidupan berbangsa kita. Konstitusi telah menjamin negara hadir untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Bahkan dalam hal-hal yang berkaitan dengan hak hidup orang banyak, negara wajib memaksakan agar hukum tegak.Faktanya, dalam kehidupan sehari-hari, kita melihat implementasi atas hak dasar itu masih jauh dari memuaskan. Kasus terusirnya anak bangsa dari kampung halaman karena menjalankan keyakinan merupakan salah satu contoh. Juga kasus kekerasan terhadap mereka yang berbeda keyakinan. Ironisnya, ketika itu berlangsung, negara seperti tidak berdaya.

Di bidang ekonomi, negara juga masih belum mampu menjamin kehidupan yang layak. Puluhan juta anak bangsa harus mencari nafkah di luar negeri sebagai pekerja kasar karena di dalam negeri negara tidak berdaya menciptakan lapangan kerja yang layak.Karena itu, kita ingin visi-misi yang ditawarkan Jokowi-JK itu benar-benar dihadirkan dalam kehidupan. Kita merindukan kehadiran kembali peran negara dalam melindungi warga bangsa. TEASER: Sungguh tepat untuk menghadirkan kembali peran negara setelah sekian lama hal itu absen dalam kehidupan berbangsa kita.



Berita Lainnya