Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HARI ini, Anies Baswedan-Sandiaga Uno dilantik sebagai Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Banyak yang mengimbau supaya seluruh warga mendukung mereka.
Sebuah imbauan yang jamak dan klise yang dilontarkan setiap menjelang pelantikan kepala daerah atau kepala negara dan kepala pemerintahan.
Namun, imbauan itu terasa berbeda di DKI, tidak lazim, pun tak klise.
Di balik imbauan itu tak diragukan masih ada polarisasi sisa-sisa pilkada DKI.
Musabab polarisasi itu apalagi kalau bukan politisasi agama. Apalagi, gara-gara politisasi agama itu, Basuki Tjahaja Purnama harus mendekam di penjara.
Luka politik gara-gara politisasi agama rupanya tak lekas sembuh.
Sakit hati politik akibat politik identitas agama tampaknya tak mudah terobati.
Kekalahan akibat senjata politik agama kiranya tak gampang bikin orang segera move on. Entah sampai kapan?
Pilkada DKI telah menghadirkan pelajaran politik berharga bagi kita bahwa politisasi agama berdampak buruk bagi kehidupan politik warga.
Kita mendesak elite politik untuk kembali ke jalan yang benar, tak lagi menggunakan agama sebagai senjata politik untuk menjemput kekuasaan dalam pilkada serentak 2018 dan Pilpres 2019.
Sudah barang tentu kita berharap warga DKI mendukung gubernur dan wakil gubernur baru.
Kita tidak ingin, apalagi sampai berdoa segala, agar Anies-Sandi gagal.
Kita tidak menghendaki Jakarta yang mulai tertata jadi berantakan lagi.
Terus terang, Jakarta di tangan Ahok-Djarot semakin tertata baik.
Kita harus mengucapkan terima kasih kepada Ahok-Djarot.
Kita menginginkan Jakarta jauh lebih baik di tangan Anies-Sandi.
Pilkada DKI dengan segala dinamikanya sudah selesai.
Sudahi pula polarisasi yang terjadi di pilkada. Warga DKI mesti bersatu membangun Ibu Kota bersama gubernur dan wakil gubernur baru.
Anies-Sandi harus bekerja ekstra keras untuk semua, bukan cuma para pendukung, betapa pun para pemilih Ahok-Djarot mungkin akan kritis kepada gubernur dan wakil gubernur baru. Bukankah dalam pidato kemenangan mereka, Anies-Sandi berjanji akan menjadi gubernur untuk semua?
Dengan menjadi gubernur dan wakil gubernur untuk semua, kiranya Anies-Sandi berangsur-angsur bisa mengambil hati warga DKI yang tak memilih mereka dalam pilkada.
Dengan bekerja untuk semua, Anies-Sandi perlahan bisa mengobati luka politik para pendukung Ahok-Djarot.
Jangan bikin luka politik warga akibat politisasi agama itu bertambah dalam, misalnya, seperti yang diisukan banyak orang, dengan mewujudkan Jakarta bersyariah.
Anies-Sandi bukan gubernur dan wakil gubernur untuk semua bila mewujudkan itu karena Jakarta adalah kota plural.
Anies-Sandi dengan latar belakang mereka punya tantangan tersendiri ketika memimpin Jakarta.
Tantangan Anies dengan latar belakang intelektual ialah kaya wacana, miskin implementasi.
Namun, Anies punya kelebihan karena setiap kebijakan yang diambilnya punya basis argumentasi kukuh.
Sandi yang berlatar belakang pengusaha dikhawatirkan akan bertindak dalam koridor untung-rugi.
Padahal, sebagai birokrat dia harus melayani.
Namun, dengan latar belakang pengusaha, Sandi akan berlaku profesional dalam menjalankan kebijakannya.
Banyak, kok, pengusaha sukses yang juga sukses sebagai politikus dan birokrat.
Oleh karena itu, kita yakin Anies-Sandi mampu membuat Jakarta lebih baik, sejajar dengan ibu kota negara-negara lain.
Kita yakin mereka pertama-tama bekerja untuk warga DKI, bukan untuk karier politik lebih tinggi.
Selamat bekerja Anies-Sandi.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved