Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SUDAH lebih dari satu dekade Tentara Nasional Indonesia (TNI) berada di ruang yang baru di bawah supremasi sipil. Namun, godaan untuk kembali ke ruang lama tatkala mereka menjadi salah satu kekuatan dalam konstelasi politik praktis di Republik ini belum juga lekang. Orde Reformasi telah mengubah wajah TNI.
Di era demokrasi, TNI tak lagi diperkenankan berkecimpung langsung di jagat politik, jagat yang sejak Orde Lama mereka ramaikan. Puncaknya, lewat UU No 34 Tahun 2004 tentang TNI, mereka resmi dilarang berpolitik praktis. Mereka harus menjadi tentara profesional dan wajib mengikuti kebijakan politik negara yang menganut prinsip demokrasi.
Tentu, tidak mudah TNI beradaptasi di ruang baru yang bertolak belakang dengan ruang yang lama. Namun, harus kita katakan, mereka relatif berhasil menyesuaikan diri. Selama 13 tahun sejak UU tentang TNI diberlakukan, mereka mampu menjaga jarak dengan politik praktis.
Secara institusional, TNI betul-betul telah kembali ke barak seperti yang dilakukan tentara di negara-negara demokrasi lainnya. Kendati begitu, bukan berarti godaan kepada TNI untuk kembali ke percaturan politik benar-benar sudah menghilang. Beragam rayuan terus saja berdatangan dari elite-elite politik untuk mengajak TNI kembali berpolitik.
Romantisme sejarah bahwa tentara pernah sangat diperhitungkan dalam perpolitikan negeri ini masih menjadi daya pikat. Politisasi TNI pun selalu bersemai, terutama ketika kita hendak menggelar hajat demokrasi, entah itu pilkada entah pemilu legislatif, apalagi pemilihan presiden.
Fenomena terakhir setidaknya menunjukkan hal itu, yakni ketika Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo melakukan sejumlah manuver yang oleh banyak kalangan dinilai sebagai manuver politik. Jenderal Gatot memang sudah membantah tudingan bahwa dirinya berpolitik praktis.
Sebagai panglima, ia mengaku berpolitik, tetapi yang ia mainkan politik negara. Namun, apa pun itu, kegaduhan akibat berbagai manuver Jenderal Gatot merupakan penegas bahwa TNI masih sangat rentan untuk dibawa kembali ke ranah politik yang sarat dengan keberpihakan.
Dilihat dari segala sisi, TNI amatlah seksi. Mereka bahkan boleh disebut sebagai organisasi terbaik di Republik ini. Mereka menguasai semua modal untuk berkuasa. Akan tetapi, kita sudah bersepakat untuk menempuh jalan demokrasi dalam berbangsa dan bernegara. Di alam demokrasi, tentara haram terlibat dalam perebutan kekuasaan.
Di alam demokrasi, tentara dilarang berbisnis dan harus tunduk di bawah supremasi sipil. Di alam demokrasi pula, tentara harus menempatkan kepentingan negara di atas segalanya. Artinya, di negeri ini, tak ada ruang sedikit pun bagi TNI untuk kembali berpolitik. Ruang itu hanya terbuka bagi mereka yang telah pensiun atau pensiun dini dan menjadi warga sipil.
Kita yakin, amat yakin, TNI masih dan akan terus menjunjung tinggi semangat reformasi yang membawa bangsa ini ke jalur demokrasi. Kita percaya, amat percaya, TNI mampu membentengi diri dari segala rayuan untuk kembali berpolitik. TNI telah berada di posisi yang benar.
Mereka ialah tentara pejuang, tentara yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di posisi tertinggi, jauh lebih tinggi ketimbang kepentingan lain. Biarkan TNI fokus pada tugas utamanya sebagai alat pertahanan negara. Jangan menyeret mereka keluar barak untuk berebut kuasa. TNI harus terus berada di barak supaya dengan kuasa politik tetap berjarak.
Hari ini, TNI genap berusia 72 tahun. Kita ingin, dalam usia yang tak lagi muda itu, TNI semakin kuat, semakin sejahtera, dan terpenting semakin nyaman berada di bawah supremasi sipil. Selamat ulang tahun TNI!
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved