Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PERJUANGAN konsumen untuk meminta pembatalan pengenaan biaya isi ulang uang elektronik belum berakhir. Protes keras yang disampaikan masyarakat dalam berbagai saluran itu tidak lantas membuat regulator memenuhi permintaan tersebut. Bank Indonesia tetap menerbitkan aturan yang memenangkan pihak perbankan.
Dalam aturan yang diklaim BI tidak membebani masyarakat itu, biaya isi ulang sebesar maksimal Rp750 dikenakan untuk tiap kali isi ulang dengan nominal di atas Rp200 ribu. Biaya tersebut berlaku untuk pengisian melalui kanal penerbit kartu. Kemudian, bila pengisian dilakukan antarbank dan mitra ketiga, konsumen dibebani biaya maksimal Rp1.500 per transaksi isi ulang berapa pun nominalnya.
Di satu sisi, ada salah kaprah dalam kebijakan itu. Bukankah mengenakan biaya pengisian di atas Rp200 ribu justru mendorong konsumen 'boros' mengisi ulang? Artinya, mereka harus mengisi berulang kali dalam kurun waktu tertentu demi menghindari biaya. Bila itu terjadi, apakah bukan malah timbul inefisiensi?
Logikanya, akan lebih hemat biaya bagi perbankan bila konsumen mengisi langsung dalam jumlah lebih besar. Bukan hanya karena pengisian yang lebih jarang sehingga biaya penanganan lebih rendah, melainkan juga saldo kartu yang mengendap lebih banyak hingga memberikan pendapatan bunga.
Di sisi lain, pengenaan biaya isi ulang bertentangan dengan semangat mewujudkan gerakan transaksi nontunai yang lebih hemat dan transparan. Penggunaan uang tunai tidak hanya memerlukan biaya besar dalam pencetakan uang, tetapi juga lebih sulit dilacak untuk kepentingan perpajakan dan pengungkapan tindak pidana korupsi.
Tentu kita tidak ingin menuding regulator dan perbankan ikut melanggengkan pengemplangan pajak dan korupsi. Kita sedikit bisa memahami kebijakan pengenaan biaya isi ulang yang cacat logika itu untuk pengembangan infrastruktur transaksi nontunai. Akan tetapi, publik lebih banyak tidak habis pikir betapa malasnya perbankan berinovasi tanpa membebani konsumen.
Mereka tidak memperhitungkan keuntungan yang kelak didapat dari efisiensi jangka panjang berkat transaksi nontunai. Begitu pula tambahan pendapatan bunga dari saldo kartu elektronik bila pengguna kartu elektronik semakin banyak. Perilaku yang mau enaknya sendiri itu sudah lebih dulu diaplikasikan pada transaksi isi ulang pulsa ponsel.
Konsumen dikenai biaya tambahan saat membeli melalui ATM dan internet banking. Padahal, gerai-gerai daring lainnya mampu memberikan tarif lebih rendah daripada harga resmi. Beruntung, konsumen masih punya pilihan lain. Cerita lama pula bahwa bank-bank cenderung membebankan inefisiensi kepada masyarakat.
Salah satu bentuknya ialah pengenaan bunga tinggi pinjaman yang sangat responsif merespons kenaikan inflasi, tapi ogah turun ketika inflasi rendah. Bank semestinya bisa lebih cerdas membagi biaya infrastruktur dan pemeliharaan sepenuhnya dengan mitra yang diuntungkan transaksi nontunai, bukan malah menodong konsumen.
Bank masih bisa mengatasi beban biaya internal. Buktinya, bank-bank pelat merah memutuskan tidak mengenakan biaya isi ulang kartu elektronik. Ya, boleh jadi bank-bank swasta akan mengikuti langkah itu karena takut kalah saing. Meski begitu, selama ada aturan yang mendukung, selama itu pula terbuka jalan bagi bank untuk memungut biaya. Konsumen akan selalu berada di posisi rentan menanggung beban yang tidak semestinya ada.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved