Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMAT Tahun Baru! Meski hari ini merupakan Tahun Baru Hijriah, ucapan itu disampaikan bukan hanya untuk umat Muslim.
Sebagaimana hakikat Islam sebagai rahmat untuk seluruh alam, sejatinya bahwa segala kebaikan tahun baru itu menjadi milik bersama. Hikmah dimulainya penanggalan hijriah terlalu kecil untuk menjadi kebahagiaan satu kelompok. Terlebih, hikmah itu juga kontekstual untuk bangsa Indonesia saat ini.
Seperti yang sudah sering dituturkan, penanggalan hijriah dibuat berdasarkan peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Yastrib, yang sekarang disebut Madinah. Meski kehidupan di Mekah telah begitu memusuhi umat Muslim dan dakwah Islam, migrasi itu bukanlah pelarian kekalahan.
Migrasi itu adalah bentuk kepatuhan kepada Allah SWT. Setiap langkah untuk jarak 454 km ke utara itu dijalani Rasul dengan penuh optimisme. Umat Muslim saat itu belajar untuk tidak berpasrah dengan keburukan melainkan bangkit beranjak menuju kebaikan.
Hijrah itupula kemudian momentum tentang persaudaraan dan kasih sayang. Penduduk Madinah menerima para Muslim pengungsi tersebut dengan tangan terbuka. Bukan sekadar bantuan pengisi perut, kasih sayang kaum Anshar mencakup hingga kemampuan untuk berdaya kembali. Para pendatang diizinkan untuk mengolah lahan sebagaimana penduduk lainnya. Perdamaian pun terjalin dengan penduduk Madinah yang berlainan agama.
Peristiwa hijrah itu juga dikenal sebagai momen persaudaraan yang hakiki. Perbedaan agama bukanlah penghalang untuk persatuan bahkan kemajuan. Sebab dalam 11 tahun, Madinah yang jamak suku dan agama itu menjadi kota yang maju, makmur, dan bermartabat.
Lalu dimanakah bangsa ini jika berkaca pada momen itu? Indonesia memang belum jadi Madinah yang menyambut perbedaan. Namun, kita juga harus percaya bahwa Indonesia bukanlah Mekah yang saat itu penuh kebencian dan fitnah.
Seruan-seruan kebhinekaan dan persatuan yang belakangan ini kembali hidup sesungguhnya telah membawa kita pada hijrah. Sayangnya, ujaran kebencian dan fitnah yang begitu getol disuarakan kelompok tertentu membawa kelimbungan pada sebagian masyarakat.
Sebentar-sebentar isu SARA hingga komunisme mudah membangkitkan emosi. Jari-jari tangan pun masih dengan gampangnya membagikan artikel-artikel hoax picisan. Lebih menyedihkan lagi karena kita ibarat buta walau jalan hijrah itu telah begitu benderang. Segala pengungkapan bisnis kebohongan dan kampanye hitam tetap tidak dijadikan petunjuk akan pihak-pihak yang menginginkan perpecahan. Pihak-pihak yang menggunakan cara kotor demi keuntungan dan kekuasaan.
Sungguh merugi jika langkah hijrah kita menjadi surut. Sekali melangkah mundur sesungguhnya makin jauh kita dari merengkuh kemajuan dan kemakmuran. Kita pun lama kelamaan harus hidup dalam keburukan itu.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved