Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
LOYALITAS dan soliditas partai pendukung pemerintah menjadi isu utama dalam wacana perombakan Kabinet Kerja kali ini. Proses politik terhadap pembahasan Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu dan Peraturan Pemerintah Pengganti UU tentang Organisasi Kemasyarakatan menjadi pendulumnya. Begitulah rangkaian munculnya kembali desakan perombakan kabinet yang digaungkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, partai asal Presiden Joko Widodo.
April lalu, Presiden sempat mengutarakan bahwa dirinya ingin mengakselerasi kinerja tim kabinetnya. Bahkan, kala itu Presiden dengan tegas mengatakan tak segan mencopot menteri yang tak berhasil mencapai target. Presiden tentu saja mempunyai target-target yang harus ia capai dalam program Nawa Cita. Wajar jika ada menteri yang tidak sanggup melaksanakan target-target kementeriannya akan diganti figur yang diharapkan mempunyai kerja yang dapat memenuhi target tersebut.
Inilah yang mesti dipahami semua pihak bahwa perombakan kabinet harus diterjemahkan atas sebuah keputusan politik Presiden Jokowi untuk meningkatkan kinerja kabinetnya. Perombakan kabinet bukanlah atas dasar momentum-momentum politik tertentu, desakan partai pendukung, serta semua hal di luar pertimbangan Presiden.
Sistem presidensial yang dianut pemerintahan kita tegas menyebutkan presiden memegang kekuasaan pemerintahan. Sangat terang benderang bahwa menjadi hak prerogatif presiden untuk mengangkat dan memberhentikan menteri. Desakan partai agar Presiden mencopot menteri asal partai yang seperti setengah dan separuh loyal mendukung kebijakan pemerintah sebaiknya dimaknai sebagai suara sumbang dari kaset yang kusut.
Percayakan bahwa Presiden punya pertimbangan yang arif untuk mempertahankan ataupun merombak kabinet. Yang jelas, Presiden Jokowi tentu menginginkan sebuah perubahan atas kinerja kabinetnya untuk mendongkrak kesejahteraan rakyatnya. Presiden harus memastikan kapabilitas menteri baru lebih baik daripada menteri yang digantikan agar perombakan kabinet efektif memperbaiki keadaan.
Perombakan, bila memang harus dilakukan, harus bertujuan menguatkan kinerja pemerintah dalam melayani rakyat, bukan karena desakan dari pihak-pihak yang punya kepentingan. Namun, di lain pihak, partai politik yang punya representasi politik di kabinet mestinya turut bahu-membahu mendukung kebijakan pemerintahan melalui parlemen.
Partai-partai tersebut jangan hanya menikmati kekuasaan dengan menempatkan kader mereka sebagai menteri, tetapi menghadang kebijakan pemerintah di parlemen. Sudah menjadi fatsun bahwa dukungan itu tidak gratis dan jatah menteri ialah salah satu kompensasinya. Meskipun Presiden belum memastikan kapan perombakan akan dilakukan, inilah saat tepat bila perombakan hendak dilakukan.
Pasalnya tahun depan akan mulai rangkaian peristiwa politik, yakni pilkada serentak 2018 di 171 daerah yang kemudian disusul rangkaian pemilu serentak 2019. Dalam dua tahun ke depan itulah Presiden mesti melakukan pembenahan untuk memastikan orkestra kabinetnya bernas dalam menuntaskan berbagai target demi kemajuan sosial dan ekonomi bangsa.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved