Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
DEMI kepentingan bersama, demi kepentingan bangsa. Itu menjadi alasan yang mendasari pencabutan memori banding Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atas vonis penjara dua tahun dalam kasus penodaan agama.
Tak perlu berprasangka yang tidak-tidak, tak perlu berpretensi macam-macam, kita mesti menghormati keputusan tersebut. Secara otomatis kita pun harus menghargai alasan di balik keputusan yang disampaikan Veronica Tan, istri Basuki, dengan isak tangisnya dalam konferensi pers, Selasa (23/5) lalu.
Silakan publik berandai-andai dan menebak-nebak apa saja terkait alasan Basuki dan keluarganya memutuskan mencabut permohonan banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Ada yang menyebut ini hanya sebuah strategi hukum karena khawatir putusan banding nanti malah memperberat hukuman. Bahkan ada yang menilai itu cuma langkah pencitraan untuk mengambil simpati publik.
Tetapi tak bisa dimungkiri aura positif lebih mendominasi nuansa pembatalan banding tersebut. Tidak sedikit pihak yang mengapresiasi sekaligus meyakini langkah dan kebesaran hati Basuki itu akan mendorong proses rekonsiliasi bangsa berjalan lebih mudah.
Basuki jelas punya hak untuk banding, tetapi ia tak ingin terpaku pada upaya memperjuangkan haknya dan lebih mempertimbangkan upaya rekonsiliasi lebih cepat terwujud. Apa yang dilakukan Basuki ialah contoh nyata dari frasa legendaris 'mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau golongan'. Ia mengalah untuk kepentingan yang lebih besar.
Padahal, tentu bukan perkara gampang untuk memutuskan itu. Mencabut permohonan banding bisa diartikan sebagai bentuk pengakuan bersalah. Sementara Basuki selama ini meyakini bahwa ia tak bersalah karena tak pernah punya niat melakukan penodaan agama. Tapi ia ambil risiko itu demi kebaikan proses berbangsa dan bernegara.
Dengan langkah itu Basuki sepertinya juga sedang berusaha menjauhkan proses penegakan hukum dari racun politik kepentingan yang terkadang amat kejam. Diakui atau tidak, sejak awal banyak yang menduga proses hukum dalam kasus Basuki ini sudah mulai terkontaminasi oleh tekanan-tekanan di luar hukum.
Basuki tahu bahwa hukum harus dibiarkan suci sehingga harus diberi jarak lebar dari gelondongan kepentingan yang menumpang gerbong politik. Karena itu, sekali lagi, kita mengapresiasi, menghormati, dan patut belajar dari langkah hukum Basuki yang tidak meneruskan permohonan bandingnya.
Basuki bahkan sudah menandatangani surat pengunduran diri dari jabatan gubernur. Ini pun kelihatannya dilakukan Basuki untuk kepentingan bersama, yakni lebih lancarnya perputaran roda pemerintahan DKI Jakarta.
Kini saatnya semua pihak menurunkan tensi dan menenangkan diri. Situasi yang mulai adem jangan dibiarkan kembali memanas karena rakyat merindukan ketenangan. Semangat untuk mengutamakan kepentingan bersama yang sudah ditunjukkan Basuki, semestinya bisa melecut kita semua untuk menyegerakan rekonsiliasi dan membuang jauh rasa benci dan caci-maki.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved