Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSATUAN, saat ini, menjadi ujian terberat Indonesia. Rajutan dan harmoni kemajemukan sebagai fondasi persatuan terus menyusut nyaris menuju titik nol. Jika hal itu dibiarkan, eksistensi Indonesia sebagai negara kesatuan pun dalam ancaman bahaya.
Padahal, negeri ini dibangun dari berkumpulnya emosi persatuan yang amat kental para pendiri bangsa. Akan tetapi, yang terjadi kini justru sangat ironis. Negara Kesatuan Republik Indonesia menghadapi bahaya paling gawat dalam soal kesatuan dan persatuan.
Ini bukan omong kosong. Fakta memperlihatkan bahwa persatuan, persaudaraan, perdamaian, dan toleransi antarumat, antarkelompok, dan antargolongan kini tak lagi sekukuh dulu. Yang menguat justru polarisasi di antara anak bangsa yang amat mudah disulut, dipanas-panasi, dan menimbulkan gesekan serta pertengkaran.
Ketika roh persatuan meredup, roh-roh partisan yang bergentayangan. Pada titik itulah tonggak-tonggak perpecahan amat leluasa memperkuat diri. Di saat yang sama pilar kebangsaan dibiarkan melemah. Pancasila dicuekin, keberagaman diabaikan, kemajemukan dinafikan, perbedaan bukan dimaknai sebagai rahmat dan malah menjadi peluru pertikaian.
Miris? Tentu saja. Namun, itu bukan berarti kita boleh pasrah. Inilah waktunya kita bangun, bergerak menyingkirkan roh-roh partisan agar tak makin menjalar, sekaligus membulatkan lagi komitmen dan emosi persatuan. Tidak gampang, memang, tapi harus dimulai hari ini bila kita tak ingin makin terpanggang api pertengkaran.
Presiden Joko Widodo saat menerima sejumlah tokoh lintas agama di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin, juga telah meminta agar gesekan antarkelompok di masyarakat segera dihentikan.
"Jangan saling menghujat karena kita ini adalah saudara. Jangan saling menjelekkan karena kita ini adalah saudara. Jangan saling memfitnah karena kita ini adalah bersaudara. Jangan kita saling mendemo. Habis energi kita untuk hal-hal yang tidak produktif seperti itu."
Kepicikan yang berwujud dalam tindakan intoleran, bahkan sampai melakukan kekerasan atas nama keyakinan, etnik, juga kelompok, memang tak seharusnya dibiarkan hidup di negara ini. Seluruh anak bangsa mesti patuh dan kembali pada konsensus pendirian Republik ini, tentang kebangsaan, tentang NKRI, tentang kebinekaan.
Karena itu, sangat relevan bila Presiden, dalam kesempatan itu, juga memerintahkan Kapolri dan Panglima TNI untuk tidak ragu-ragu menindak tegas segala bentuk tindakan dan ucapan yang mengganggu persatuan dan persaudaraan. Polisi dan tentara sudah diberi perintah untuk menghukum para oportunis sejati yang mengganggu NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, yang tidak sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.
Komitmen Presiden mestinya menjadi pelecut bagi publik, terutama kaum elite, untuk juga menggaungkan lagi spirit persatuan di tengah segala perbedaan dan keragaman. Spirit untuk membangun demokrasi yang sehat dan mendukung penegakan hukum. Kesampingkan pertikaian, mari bersama-sama kita membuat suasana yang panas menjadi sejuk dan yang tidak normal kembali menjadi normal.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved