Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
NEGERI ini sedang menghadapi anomali.
Di satu sisi, Indonesia semakin dipercaya para pemimpin mancanegara, tetapi di sisi lain masih banyak rakyat sendiri yang justru mengedepankan keraguan.
Sulit dibantah bahwa Indonesia ialah negara besar, sangat besar.
Namun, sudah teramat lama kebesaran itu sebatas kata-kata yang hambar didengar.
Sejak era reformasi, Indonesia berubah menjadi negara medioker, bahkan terpinggirkan dari percaturan dunia.
Sudah teramat lama kita merindukan nama besar Indonesia kembali bergaung di dunia internasional.
Kini di bawah pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, ada sinyal sangat kuat bahwa kerinduan itu akan segera terobati.
Pelan tapi pasti, Indonesia kembali mendapat pengakuan nyata dari dunia.
Indonesia kembali memancarkan pamornya.
Pamor yang memikat para pemimpin dunia untuk mendekat dan mengikat kerja sama di beragam bidang.
Para kepala negara dari berbagai belahan bumi silih berganti berkunjung ke Tanah Air.
Sudah puluhan tokoh bertandang ke Indonesia selama kurang dari tiga tahun Jokowi menjabat.
Bahkan, dalam empat bulan terakhir sejak Januari hingga April, sebanyak tujuh kepala negara melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia.
Sebut saja Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, disusul kemudian Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Arab Saudi, Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma, dan Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena.
Berkunjung pula Presiden Prancis Francois Hollande, Presiden Afghanistan Mohammad Ashraf Ghani, dan terakhir Wakil Presiden AS Mike Pence.
Raja Salman bahkan menjadi raja pertama Arab Saudi yang berkunjung ke Indonesia sejak 1970 silam.
Hollande pun menjadi presiden pertama Prancis yang melawat ke Indonesia semenjak 30 tahun lalu.
Mereka juga datang tidak dengan tangan hampa.
Raja Salman, misalnya, membawa investasi senilai Rp87 triliun.
Hollande membawa 40 pengusaha dan berkomitmen menanamkan investasi sekitar Rp34 triliun.
Nilai investasi yang dikucurkan Pence bahkan mencapai Rp130 triliun.
Tidak mungkin para pemimpin dunia itu berkunjung jika mereka tak percaya kepada Indonesia.
Mustahil mereka datang jika tak menganggap Indonesia penting untuk didatangi.
Mustahil pula mereka mau menggelontorkan uang begitu besar jika tak yakin bahwa Indonesia layak untuk berinvestasi.
Semua itu jelas tak lepas dari kerja keras pemerintah dalam membenahi iklim investasi dan menjaga kestabilan politik.
Lonjakan peringkat kemudahan berbisnis dari posisi 106 pada 2015 menjadi 91 pada 2016 ialah buah dari kerja keras itu.
Begitu pula dengan kehidupan demokrasi yang kian hari kian berkualitas.
Pelaksanaan Pilkada serentak 2015 dan 2017 yang relatif mulus ialah bukti bahwa kita semakin dewasa dalam berdemokrasi.
Para kepala negara yang berkunjung ke Indonesia pun memberikan puja-puji.
Kita menyambut positif tingkat kepercayaan dunia internasional kepada Republik ini yang kian menebal.
Namun, harus kita katakan, momentum apik itu tak disadari seluruh anak bangsa.
Sebagian pihak di dalam negeri justru bersikap sebaliknya.
Mereka tetap saja sinis, juga bebal, untuk sekadar mengakui hasil kerja para pemimpinnya.
Kebencian mereka begitu mendalam, sampai-sampai ada yang berpikir liar dengan berencana makar.
Tingginya kepercayaan para pemimpin dunia sejatinya modal sangat berharga bagi kita untuk mempercepat pembangunan.
Akan tetapi, modal itu tak akan berarti jika kita tak secepatnya mengonsolidasikan diri.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved