Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
DEBAT final dalam rangkaian pilkada DKI Jakarta putaran kedua, tadi malam, patut diapresiasi. Sebuah keputusan yang tepat dari KPU DKI Jakarta melibatkan komunitas masyarakat untuk ikut mengungkapkan permasalahan warga Ibu Kota sekaligus menanyakan langsung kepada kedua pasangan kandidat di arena debat. Hasilnya bisa kita lihat tadi malam, perdebatan antara Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno menjadi lebih tajam dan menusuk ke persoalan.
Pertanyaan panelis dari kalangan pakar atau pengamat bukan tak berkualitas, melainkan mungkin lebih teoretis sehingga jawaban juga lebih banyak terdengar memakai bahasa-bahasa teori. Pertanyaan dari publik lebih praktis dan menyentuh permasalahan riil sehingga menuntut jawaban yang juga praktis dan taktis. Harus diakui, jika dibandingkan dengan debat-debat sebelumnya di putaran pertama, debat pamungkas tadi malam menjadi lebih menggigit karena lebih menonjolkan substansi ketimbang teori.
Persoalan-persoalan yang diangkat juga lebih nyata, yang terjadi hari ini. Bukan persoalan yang dibuat-buat, yang biasa dilakukan untuk menutupi problem sesungguhnya. Persoalan transportasi, reklamasi, kebutuhan tempat tinggal, pelayanan publik berupa pendidikan dan kesehatan, serta dunia usaha selama ini memang nyata menjadi momok Jakarta. Cukup melegakan, tadi malam, permasalahan-permasalahan itu lumayan terkupas meski tidak terlalu tuntas. Keterlibatan publik melalui komunitas itu juga secara tidak langsung telah membantu pelaksanaan debat menjadi sebuah ajang untuk jualan program, bertarung konsep, dan beradu gagasan konkret.
Penajaman program dan visi-misi kandidat lewat pertanyaan masyarakat telah menghindarkan debat tadi malam menjadi tempat untuk menjual jargon kosong dan memperdagangkan materi yang terkait atau menyinggung SARA. Dengan demikian, kita tentu ingin debat yang lebih berkualitas itu dapat menarik sebanyak-banyaknya pemilih untuk mau terlibat dalam pilkada DKI Jakarta putaran kedua, 19 April mendatang. Atmosfer yang berkembang dalam debat terakhir diharapkan mampu mengubah pandangan skeptis sebagian orang Jakarta terhadap pilkada sehingga mereka mau berpartisipasi dalam pencoblosan putaran kedua nanti.
Debat dikatakan sukses bukan hanya ketika ia bisa mengelaborasi secara mendalam hal-hal yang substansial dan mendasar, melainkan juga ketika ia mampu mengerek partisipasi warga dalam pemungutan suara. Debat disebut berhasil bila arena itu juga dapat menjadi alat untuk menggiring pemilih menentukan preferensi mereka berdasarkan program-program yang ditawarkan kandidat, bukan berdasarkan hal-hal berbau SARA. Sisi baik kandidat tentu tidak bisa hanya dilihat dari sejarah, kiprah, dan rekam jejak.
Apalagi ini ialah kontestasi mencari pemimpin di satu wilayah yang masih sarat dengan belitan persoalan pelik. Yang dibutuhkan ialah pemimpin yang mampu mencarikan jalan keluar atau solusi untuk menyelesaikan masalah-masalah itu. Tidak bisa tidak, semua itu hanya akan tergambar lewat program konkret yang salah satunya dipertarungkan dalam debat. Karena itu, mestinya, debat bisa memberikan referensi penting, terutama bagi pemilih yang belum menentukan pilihan.
Pilkada ialah pertandingan program, bukan perlombaan emosional. Program yang ditawarkan para kandidat semestinya program rasional, bukan program muluk-muluk, yang indah diucapkan di atas panggung debat tetapi sulit bahkan tidak mungkin direalisasikan di panggung kenyataan. Pemilih semestinya akan menjatuhkan pilihan kepada kandidat dengan program yang rasional dan konkret. Idealnya, calon gubernur dan wakil gubernur yang punya program konkret dan rasional yang selayaknya memenangi kontestasi demokrasi tersebut.
BANTUAN sosial atau bansos pada dasarnya merupakan insiatif yang mulia.
PEMERIKSAAN dua menteri dari era Presiden Joko Widodo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik.
SAMA seperti perang terhadap korupsi, perang melawan narkoba di negeri ini sering dipecundangi dari dalam.
EKONOMI Indonesia melambung di tengah pesimisme yang masih menyelimuti kondisi perekonomian global maupun domestik.
BERAGAM cara dapat dipakai rakyat untuk mengekspresikan ketidakpuasan, mulai dari sekadar keluh kesah, pengaduan, hingga kritik sosial kepada penguasa.
MANTAN Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan mantan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi bebas dari tahanan.
Kebijakan itu berpotensi menciptakan preseden dalam pemberantasan korupsi.
ENTAH karena terlalu banyak pekerjaan, atau justru lagi enggak ada kerjaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir puluhan juta rekening milik masyarakat.
KASUS suap proses pergantian antarwaktu (PAW) untuk kader PDI Perjuangan Harun Masiku ke kursi DPR RI masih jauh dari tutup buku alias belum tuntas.
Intoleransi dalam bentuk apa pun sesungguhnya tidak bisa dibenarkan.
KEPALA Desa ibarat etalase dalam urusan akuntabilitas dan pelayanan publik.
KONFLIK lama Thailand-Kamboja yang kembali pecah sejak Kamis (24/7) tentu saja merupakan bahaya besar.
NEGERI ini memang penuh ironi. Di saat musim hujan, banjir selalu melanda dan tidak pernah tertangani dengan tuntas. Selepas banjir, muncul kemarau.
Berbagai unsur pemerintah pun sontak berusaha mengklarifikasi keterangan dari AS soal data itu.
EKS marinir TNI-AL yang kini jadi tentara bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, kembali membuat sensasi.
SEJAK dahulu, koperasi oleh Mohammad Hatta dicita-citakan menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved