Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DUNIA tengah terjangkit penyakit menular dan membahayakan jiwa. Penyakit yang dipicu virus kebencian tersebut tidak memandang batas negara. Bila suatu negara tidak mampu menekan penyebarannya, kekerasan demi kekerasan akan timbul dan semakin marak, baik dalam bentuk verbal maupun fisik.
Tengoklah Inggris dan Amerika Serikat. Virus kebencian seakan meraih kemenangan dengan hengkangnya Inggris dari Uni Eropa serta terpilihnya Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat.
Apa yang terjadi kemudian? Kasus-kasus perbuatan tidak menyenangkan dan cercaan bernada rasial yang ditujukan kepada para imigran banyak ditemukan. Di Amerika Serikat, serangan dan perusakan masjid-masjid meningkat sedikitnya dua kali lipat.
Penyebaran virus kebencian terbukti telah menghancurkan sejumlah negara di Timur Tengah dan menelan jutaan nyawa. Penyakit yang oleh Perdana Menteri terpilih Belanda Mark Rutte disebut populisme keliru itu juga menjalar di Indonesia. Penyebaran secara agresif terjadi di ibu kota negara alias Jakarta.
Di Inggris dan Amerika Serikat, populisme berpijak pada kebencian terhadap kaum imigran dan Islam. Sebaliknya, di Jakarta, yang menjadi samsak tinju adalah nonmuslim dan sesama muslim yang dianggap tidak sejalan.
Penyebaran populisme melalui hasutan di media sosial belum cukup. Spanduk-spanduk provokatif dan mengintimidasi dengan mengatasnamakan agama pun bermunculan. Mereka bak jarum-jarum suntik yang memperlancar pandemi.
Populisme menguat ketika ada kursi kekuasaan yang diperebutkan. Sentimen SARA, khususnya agama, tergolong paling mudah dikapitalisasi sebagai alat untuk memengaruhi para pemilih.
Tidak terkecuali di Jakarta. Pertarungan dalam pemilihan gubernur semakin panas di putaran kedua ini. Berbagai cara pun dipakai. Hasutan-hasutan atas nama agama dianggap paling aman karena sulit dipadamkan tanpa berisiko membangkitkan konflik lebih besar.
Setidaknya, alasan itu yang menjadi tameng polisi untuk tidak bersikap tegas memidanakan pelaku pemasang spanduk provokatif. Di sisi lain, alasan itu pula yang semakin menguatkan pelaku untuk menjalankan aksi tanpa takut dijerat hukum.
Sikap memilih pemimpin atas dasar primordialisme memang tidak ada salahnya. Warga boleh-boleh saja condong ke kandidat yang seagama atau sesuku. Juga, tidak keliru jika masyarakat memilih secara rasional dengan menilai program dan kinerja calon gubernur.
Namun, ada koridor hukum yang mesti dipatuhi agar ketertiban dan suasana damai tetap terjaga. Tidak ada satu pun pihak yang boleh melakukan intimidasi, apalagi terang-terangan memaksa pihak lain untuk memilih atau tidak memilih kandidat tertentu.
Sangat mungkin saat ini banyak warga yang terombang-ambing oleh hasutan dan intimidasi. Bila terkait dengan isu agama, kewajiban para ulama untuk mendinginkan suasana dan mengedepankan kedamaian.
Pemerintah melalui aparatnya pun dapat lebih gencar memberikan pemahaman kepada warga tentang aturan hukum yang berlaku. Masyarakat didorong untuk tidak takut melapor bila mendapatkan intimidasi atau tekanan. Ja¬ngan sampai bangsa ini bubrah oleh populisme salah kaprah.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved