Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Penggunaan gawai yang berlebihan memang mendatangkan banyak dampak buruk bagi kesehatan. Salah satunya kesehatan mata. Sejumlah efek berbahaya lainnya yang dapat ditimbulkan oleh penggunaan gawai dalam jangka waktu lama antara lain kerusakan saraf di kulit kepala, kehilangan ingatan, kebingungan mental, nyeri sendi, kejang otot, dan lain sebagainya.
Efek berbahaya tersebut berasal dari radiasi yang dipancarkan oleh gawai. Lilis Sucahyo, Dosen Departemen Teknik Mesin dan Biosistem Fakultas Teknologi Pertanian dari IPB University memberikan beberapa saran yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampak radiasi yang ditimbulkan oleh gawai, seperti dikutip dari laman resmi Instagram IPB @ipbofficial.
1. Gunakan lapisan pelindung
Anda dianjurkan untuk menggunakan lapisan pelindung (screen protector) untuk layar/monitor LED. Sebaiknya memilih jenis yang tidak hanya melindungi layar dari debu, kotoran dan goresan tetapi juga pancaran sinar radiasi, terutama paparan cahaya biru (blue light) dan ultraviolet. Jika menggunakan kacamata, pilih jenis lensa yang juga dapat menghalau atau menyaring jenis cahaya tersebut.
2. Kondisikan cahaya
Lakukan pengondisian cahaya ruangan dan pengaturan tingkat kecerahan layar (brightness dan contrast) yang sesuai. Artinya tingkat kecerahan layar tidak melebihi kondisi pencahayaan lingkungan di mana Anda bekerja.
Ruangan yang terlalu redup atau gelap dapat menyebabkan kecerahan dan kontras layar di gawai yang berlebihan sehingga mata menjadi cepat lelah. Selain itu, gunakan setelan Dark Mode di gawai Anda atau dengan memilih tema gelap yang tersedia di berbagai aplikasi untuk mengurangi kecerahan dan radiasi layar.
3. Atur jarak penglihatan dari layar
Lakukan pengaturan jarak penglihatan antara mata dengan layar. Disarankan dalam jarak sekitar 30-40 cm. Usahakan agar posisi gawai lebih rendah dari mata, yaitu dengan membentuk sudut lebih dari 15 derajat. Hindari menatap layar dalam kondisi berbaring karena dapat menyebabkan cedera punggung dan gangguan tulang belakang.
4. Hindari menatap layar dalam jarak dekat secara terus menerus.
Sebaiknya setiap 20-30 menit menatap layar, selingi dengan aktivitas melihat jauh atau palingkan pengelihatan ke arah lain seperti pojok pojok ruangan atau melihat ke luar jendela ruangan. Lakukan juga pemijitan ringan di sekitar mata untuk melancarkan aliran darah.
Hal tersebut dilakukan untuk mengistirahatkan dan mengurangi ketegangan pada otot mata. Pada saat tersebut lakukan juga senam ringan untuk peregangan otot bahu dan leher utuk mencegah terjadinya computer vision syndrom, yaitu gejala kelelahan pada mata. Kondisi ini ditandai dengan mata merah, berair, gatal, lelah, hingga sakit kepala.
5. Atur intensitas berkedip
Ketika bekerja dengan layar, maka secara tidak sadar akan terjadi penurunan intensitas berkedip. Hal tersebut menyebabkan mata menjadi kering.
Lakukan kegiatan berkedip secara sadar dan teratur agar bola mata dapat tetap terbasahi dengan baik. Dapat juga menggunakan cairan tetes mata jika diperlukan. Perbanyak konsumi buah dan sayuran untuk menjaga kesehatan mata. (M-3)
BytePlus menggelar BytePlus Indonesia AI Day 2026 pada 16 April 2026 di Jakarta dengan mengusung tema Unleash Frontier AI Capabilities.
Layanan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan kemudahan tanpa mengorbankan keamanan
SNS tahun ini resmi memulai program uji coba truk listrik (Electric Vehicle/EV) guna melengkapi armada operasional untuk pengiriman barang dari depo menuju ritel.
KOMPETENSI digital merupakan salah satu yang krusial untuk terus ditingkatkan di kalangan pelajar. Hal tersebut harus dilakukan lewat berbagai pelatihan dan edukasi.
Virtuenet memperkenalkan sejumlah sistem teknologi untuk mengatasi permasalahan tersebut, teknologi yang membawa rangkaian solusi digital terintegrasi.
Ia mencontohkan, permainan tradisional maupun aktivitas fisik lainnya dapat menjadi pilihan untuk mengalihkan perhatian anak dari penggunaan gawai secara berlebihan.
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Kenali perbedaan bakteri, virus, jamur, dan protozoa serta cara efektif memutus rantai penyebaran kuman demi menjaga kesehatan tubuh.
Menjelang Hari Buruh, laporan Indonesia Health Insights Q2 2026 mengungkap telekonsultasi mampu tangani 95 persen kasus medis dan tekan biaya kesehatan hingga 15 persen.
Sering memangku laptop? Hati-hati, kebiasaan ini bisa memicu gangguan kulit, masalah kesuburan, hingga nyeri punggung. Simak penjelasan medis dan tips aman.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan kembali menorehkan prestasi membanggakan ditingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Unggul dalam Inovasi ibu dan anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved