Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Jika Anda sedang mencoba menurunkan berat badan atau diet, mungkin bisa dimulai dengan menjelajah internet, terutama melihat-lihat gambar makanan secara daring. Sebuah studi terbaru mengungkapkan cara ini dapat meningkatkan perasaan kenyang sehingga mengurangi keinginan untuk makan. Para peneliti berspekulasi bahwa sebuah aplikasi dapat dikembangkan untuk menampilkan gambar makanan yang diinginkan pengguna, yang berpotensi membatasi konsumsi berlebihan.
Eksperimen menunjukkan bahwa melihat gambar makanan yang sama lebih dari 30 kali dapat mengurangi rasa lapar. “Dalam percobaan, peserta studi ditunjukkan gambar makanan yang sama sebanyak 30 kali, membuat mereka merasa lebih kenyang daripada sebelum mereka melihat gambar tersebut,” jelas penulis studi Tjark Andersen, Ph.D. mahasiswa di Universitas Aarhus di Denmark, seperti dikutip dari situs Study Finds, Selasa (13/6).
"Mereka yang melihat gambar berkali-kali juga memilih ukuran porsi makan yang lebih kecil daripada mereka yang hanya melihatnya tiga kali," lanjutnya, tentang studi yang diterbitkan dalam jurnal Appetite ini.
Tim selanjutnya menyelidiki berapa banyak pengulangan yang diperlukan dan apakah variasi dalam gambar mengubah rasa puas.
“Studi sebelumnya telah menunjukkan bahwa gambar dari jenis makanan yang berbeda tidak memengaruhi rasa kenyang dengan cara yang sama. Itu sebabnya seseorang bisa merasa kenyang setelah hidangan utama tetapi masih memiliki ruang untuk pencuci mulut,” tambah Andersen.
Para peneliti melakukan beberapa percobaan daring, dengan melibatkan lebih dari 1.000 orang partisipan. Awalnya, mereka menampilkan gambar permen M&M berwarna oranye, menunjukkannya tiga kali kepada beberapa peserta dan 30 kali kepada peserta yang lain. Mereka yang melihat gambar lebih sering dilaporkan merasa lebih puas.
Mereka kemudian mengulangi percobaan dengan gambar M&M dalam berbagai warna, yang memiliki rasa berbeda menurut warnanya. Dalam kedua kasus, hasilnya konsisten terlepas dari warna atau rasa. Ini menunjukkan bahwa parameter di luar warna dan rasa harus diubah untuk memengaruhi rasa kenyang.(M-3)
Peneliti Duke University mengungkap fakta mengejutkan, pembakaran kalori saat olahraga tidak otomatis menambah total pembakaran harian karena tubuh melakukan kompensasi.
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
TANTANGAN dalam upaya menurunkan berat badan menjadi ideal saat ini disebut semakin kompleks karena dipengaruhi oleh berbagai faktor di lingkungan.
Berat badan tak kunjung turun meski rutin olahraga? Terlalu banyak kardio, kurang istirahat, hingga pola makan bisa jadi penyebabnya. Simak penjelasannya.
Orang yang berolahraga lebih banyak membakar kalori ekstra, tetapi mereka tidak kehilangan berat badan sebanyak yang diharapkan berdasarkan jumlah kalori yang terbakar.
Diet karnivora tidak direkomendasikan karena bertentangan dengan prinsip dasar gizi seimbang dan tidak direkomendasikan untuk masyarakat umum.
Penelitian terbaru mengungkap sensasi "mistis" di gedung tua sering kali disebabkan oleh infrasonik dari pipa dan ketel uap, bukan makhluk halus.
Studi terbaru mengungkap ingatan manusia tidak akurat dalam melacak konsumsi alkohol. Simak mengapa catatan harian lebih efektif dibanding kuesioner medis biasa.
DI tengah tuntutan efisiensi dan produktivitas, perusahaan semakin mengandalkan pendekatan berbasis data dalam mengelola sumber daya manusia (SDM).
Pendekatan yang terlalu keras atau sepihak untuk membatasi penggunaan medsos justru berisiko membuat anak memberontak.
Studi PISA dan data global menunjukkan kemampuan kognitif Gen Z menurun di beberapa aspek. Apa penyebabnya dan keunggulannya?
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved