Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Jika mengunjungi Italia, Anda tidak akan menemukan menu spaghetti bolognese karena olahan pasta ini tidak ada di sana. Hidangan paling mendekati adalah Ragu alla Bolognese yang berisi saus tomat dan daging. Akan tetapi, menu ini tidak menggunakan jenis pasta spaghetti melainkan disajikan bersama pasta tagliatelle sejenis pasta mirip fettucine.
Tagliatelle adalah pasta yang berasal dari wilayah Emilia-Romagna dan Marche. Pasta ini berbentuk pita pipih yang mirip dengan fettuccine, dengan lebar sekitar 6,5 mm-10 mm. Sedangkan Ragu adalah sebutan untuk saus daging yang biasa dimasak berjam-jam lamanya. Ragu alla Bolognese berarti ragu yang menjadi sajian khas Bologna, sebuah kota di utara Italia.
Dilansir dari The Local pada Rabu (14/9), dalam buku resep masakan Italia yang dirilis pada abad ke-20, kata ragu berasal dari bahasa Prancis yakni ragouter yang artinya "menambahkan rasa terhadap sesuatu". Seorang koki kenamaan di Italia, Antonio Carluccio menyebutkan bahwa sejarah hidangan ini sendiri tidak jelas. Orang Inggris, kata dia, turut andil dalam "merusak" resep spaghetti bolognaise.
Beberapa sumber menyebutkan bahwa hidangan itu muncul di kalangan warga Amerika Serikat dan Inggris pada masa Perang Dunia II. Penggunaan spaghetti sebagai pasta serta penambahan rempah seperti oregano dan basil sebenarnya tidak ada dalam sajian Ragu alla Bolognese.
Selain itu, saus bolognese sebagai salah satu kekayaan kuliner Italia yang dijunjung tinggi oleh warganya memiliki asal-usul yang cukup panjang. Hal ini dapat dilihat pada saat kekaisaran Romawi menginvasi Galia (Prancis). Warga Galia meracik saus yang kini terkenal sebagai ragout.
Pada masa Romawi Kuno, ragu merupakan racikan bahan dan bumbu yang biasa disajikan sebagai hidangan utama. Namun kemudian, ragu mulai dimakan bersama hidangan karbohidrat yakni roti.
Hindari kesalahan
Menurut Kepala Koki Pasta Evangelists di London, Roberta d'Elia, banyak orang yang salah dalam meracik hidangan spaghetti bolognese. Ia menyebut kesalahan itu terletak pada tahap persiapan yang tidak sesuai dengan kebiasan di daerah asal hidangan tersebut.
Spaghetti bolognese klasik yang ada di restoran maupun yang dimasak di rumah, biasanya berisi saus daging dipadukan dengan bentuk pasta klasik. Akan tetapi, faktanya kita tidak boleh menggunakan spageti sama sekali, karena banyak orang Italia lebih suka hidangan bolognese disajikan dengan sesuatu yang berbeda.
Roberta yang berasal dari Puglia di Italia Selatan mengatakan bahwa negaranya memiliki sekitar 250 hingga 300 bentuk pasta yang berbeda, namun memiliki bahan dasar yang sama persis. Misalnya bagi orang Italia, ada perbedaan besar antara spageti dan fusilli.
"Kita tahu ini adalah produk yang sama, tetapi penting untuk memasangkan pasta yang tepat dengan saus yang tepat. Contohnya adalah spaghetti bolognese," ujarnya, seperti dilansir dari Express, Rabu (8/2).
Menurut Roberta, orang Italia tidak terlalu suka spageti ala bolognese, mereka lebih suka tagliatelle ala bolognese dengan keju. Penggunaan bahan yang tepat untuk hidangan tersebut merupakan bentuk penghormatan dari mana makanan itu berasal.
"Untuk menghargai orang-orang di daerah asalnya, sausnya dari Bologna jadi kami ingin mencampurnya dengan bentuk pasta khas daerah tersebut, jadi itulah mengapa kami selalu memasangkan tagliatelle dengan bolognese," ujar Roberta.
Selain itu, kesalahan umum yang sering terjadi saat memasak bolognese adalah dengan memberi banyak campuran bahan ke dalam hidangan misalnya memasukkan kaldu sapi dan jamur.
Menurut Robert, cara itu justru bisa menghilangkan kesederhanaan yang lekat pada citra bolognese. Untuk menjaga otentikasi hidangan secara tradisi, tidak perlu menambahkan bahan yang tidak diperlukan.
"Bolognese harus dibuat dengan cara tradisional menggunakan potongan daging, saus tomat yang lezat, lalu dimasak selama berjam-jam agar bahan saling bercampur, tapi tolong jangan pernah masukkan jamur," ujarnya. (M-3)
Pemerintahan Amerika Serikat (AS) di bawah Presiden Donald Trump disebut tengah berupaya melobi FIFA agar tim nasional Iran digantikan oleh Italia dalam ajang Piala Dunia FIFA 2026.
Wakil PM Spanyol Yolanda Diaz dan PM Italia Giorgia Meloni mengecam pernyataan Donald Trump yang menyerang Paus Leo XIV di media sosial.
Pasokan bahan bakar penerbangan (avtur) di sejumlah bandara Italia mengalami pembatasan sementara hingga 9 April 2026.
Menurut Panetta, seiring berlanjutnya konflik, risiko terhadap infrastruktur produksi dan distribusi energi juga semakin meningkat.
Sebagai pemilik empat gelar juara dunia, Italia kini berada dalam situasi sulit tanpa arah masa depan yang jelas.
ITALIA dipastikan absen di Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah kalah dari Bosnia Herzegovina melalui adu penalti 1-4.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved