Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Sejak kapan manusia mulai dapat mengecap rasa? Sebuah studi baru-baru ini mengungkap bayi dalam kandungan pun ternyata sudah dapat membedakan bau dan rasa.
“Bayi dalam kandungan adalah penggemar berat wortel tetapi tidak begitu menyukai banyak sayuran berdaun hijau. Itu terlihat di wajah mereka, “ kata para ilmuwan dalam sebuah studi yang diterbitkan Kamis (22/9)
Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Psychological Science, itu melibatkan para ilmuwan dari Durham's Fetal and Neonatal Research Lab dan Aston University di Birmingham, Inggris tengah. Selain itu, sebuah tim dari National Center for Scientific Research di Burgundy, Prancis, juga terlibat.
Para peneliti mengatakan temuan itu adalah bukti langsung pertama bahwa bayi bereaksi berbeda terhadap berbagai bau dan rasa sebelum mereka lahir.
Mereka mempelajari tingkah laku bayi melalui pemindaian ultrasound 4D dari 100 wanita hamil. Dari pengamatan itu mereka menemukan bahwa bayi yang terpapar rasa wortel menunjukkan respons senang lewat ekspresi wajah tertawa.
Sebaliknya, mereka yang terpapar rasa kangkung secara kontras menunjukkan lebih banyak respon wajah menangis
Peneliti utama dalam studi itu, Beyza Ustun mengatakan: "Sejumlah penelitian sebelumnya menyatakan bahwa bayi dapat merasakan dan mencium di dalam rahim, tetapi kesimpulan itu didasarkan pada hasil pasca-kelahiran, sementara penelitian kami adalah yang pertama melihat reaksi ini sebelum bayi lahir.”
"Kami berpikir bahwa paparan berulang terhadap rasa sebelum kelahiran dapat membantu menetapkan preferensi makanan setelah melahirkan. Ini mungkin penting untuk memberi asupan makanan yang sehat dan menghindari potensi bayi rewel soal makanan saat menyapih,” imbuhnya.
Menurut penelitian itu, manusia menyipi rasa melalui kombinasi rasa dan bau. Pada janin, diperkirakan hal ini terjadi dengan cara menghirup dan menelan cairan ketuban di dalam rahim.(AFP/M-4)
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Kenali perbedaan bakteri, virus, jamur, dan protozoa serta cara efektif memutus rantai penyebaran kuman demi menjaga kesehatan tubuh.
Menjelang Hari Buruh, laporan Indonesia Health Insights Q2 2026 mengungkap telekonsultasi mampu tangani 95 persen kasus medis dan tekan biaya kesehatan hingga 15 persen.
Sering memangku laptop? Hati-hati, kebiasaan ini bisa memicu gangguan kulit, masalah kesuburan, hingga nyeri punggung. Simak penjelasan medis dan tips aman.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan kembali menorehkan prestasi membanggakan ditingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Unggul dalam Inovasi ibu dan anak.
Kemenkes RI luncurkan Konsorsium 1000 HPK bersama Rabu Biru Foundation untuk mengintegrasikan intervensi kesehatan ibu dan anak demi target Indonesia Emas 2045.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kelembapan kulit bayi dan memilih material popok yang tepat untuk cegah iritasi.
Studi dari lembaga riset National Institutes of Health (NIH) menunjukkan bahwa struktur otak perempuan mengalami perubahan signifikan selama kehamilan.
Tindakan sederhana seperti mencuci tangan adalah prosedur wajib sebelum menyentuh atau menggendong si kecil.
Kemendukbangga/BKKBN menyiapkan sejumlah posko layanan keluarga di berbagai titik strategis jalur mudik Lebaran 2026 yang tersebar di 31 provinsi
Penasaran kenapa bayi manusia lahir tidak berdaya sementara anak hewan langsung bisa jalan? Simak alasan evolusi, anatomi panggul, dan batas metabolisme ibu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved