Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMBALI hadir secara luring, festival film Eropa Europe on Screen (EoS) resmi ditutup kemarin malam dengan memutarkan film Prancis The Big Hit di Goethe Haus, Jakarta Pusat. Selama 16-26 Juli, EoS menghadirkan 69 film panjang Eropa dan tiga film pendek Indonesia pemenang proyek pitching tahun lalu. Dua tahun belakang, EoS diselenggarakan daring secara penuh akibat pandemi.
Tahun ini, EoS kembali menghadirkan Short Film Pitching Project (SFPP) dan telah mengumumkan tiga proyek film yang akan mendapat dana produksi secara parsial. Pemenang pertama adalah Sing, Bee, Sing! karya Gin Teguh dari Magelang. Gin Teguh dan rekan produksinya berhak mendapat biaya produksi Rp13 juta. Selain itu, filmnya nanti juga mendapat fasilitasi pasca-produksi audio dan satu kursus pendek mengenai penyuntingan dan dua kursus pendek tentang penulisan naskah dari SAE Indonesia.
Dua proyek film lain adalah Passing karya Gisela Levy dari Jakarta yang mendapat sontekan dana Rp10 juta dan dua kursus pendek penulisan naskah dari SAE Indonesia. Film Make a Wish karya Adventio Diyar dari Surakarta mendapat Rp8 juta dan satu kursus pendek penulisan naskah dari SAE Indonesia.
Ketiga film itu nantinya akan ditayangkan perdana di EoS 2023. Sebelumnya, ketiga film bersaing dengan tujuh film lain yang masuk babak final pitching. Juri SFPP tahun ini adalah produser Gita Fara, sutradara dan produser Ifa Isfansyah, dan sineas Ali Munandar.
"Pemenang SFPP EoS tahun ini didominasi para pembuat film muda dari luar kota seperti Magelang, Kediri, Sidoarjo, Yogyakarta dan Solo. Hal ini membuktikan industri film Indonesia tidak hanya berpusat di Jakarta, namun semakin berkembang ke daerah lainnya di Indonesia dan Europe on Screen siap mendukung pertumbuhan ini,” kata ko-direktur festival EoS Meninaputri Wismurti dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Minggu, (26/6). Di samping itu, meski pemutaran film-film EoS secara luring telah berakhir kemarin, publik masih bisa menonton 28 film secara daring di situs Festival Scope secara gratis hingga 30 Juni. (M-1)
Belanja militer global pada 2025 mencatatkan rekor baru sebesar US$2,89 triliun atau setara Rp49,79 kuadriliun. Lonjakan sebesar 2,9% ini didorong oleh ketidakpastian keamanan global
Dalam wawancara dengan penyiar publik RTVE, Albares menyebut kondisi di Libanon mencerminkan pola yang mengkhawatirkan.
Komisi Eropa juga merekomendasikan pemberian subsidi transportasi umum dan pengurangan PPN pada pompa kalor, boiler, dan panel surya, katanya.
Setelah pertemuan tersebut, Rutte kemudian menyampaikan kepada para mitra di Eropa bahwa Washington menuntut "komitmen konkret" dalam beberapa hari ke depan.
Uni Eropa, Jerman, dan Inggris kompak tolak permintaan AS kirim pasukan ke Selat Hormuz. Fokus pada diplomasi demi cegah lonjakan harga minyak global. Simak!
Israel melakukan genosida di Gaza dan melancarkan serangan di Libanon dan negara-negara lain.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved