Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN penyedia layanan film streaming ternama, Netflix menngakuisisi seluruh karya penulis anak-anak terkenal Roald Dahl. Mereka mengatakan telah membeli The Roald Dahl Story Company - perusahaan keluarga yang memiliki hak cipta mendiang penulis Inggris tersebut.
"Akuisisi ini dibangun di atas kemitraan yang kami mulai tiga tahun lalu untuk membuat serangkaian serial TV animasi," kata co-chief executive Netflix Ted Sarandos dan Luke Kelly, direktur pelaksana RDSC dan cucu Dahl, dalam sebuah pernyataan bersama, Selasa (22/9).
Pada 2018, Netflix telah menandatangani kesepakatan dengan perusahaan itu untuk membuat serial animasi berdasarkan 16 buku Dahl, yang merupakan penulis karya klasik terkenal seperti Charlie and the Chocolate Factory dan Matilda.
Dahl meninggal pada 1990 dalam usia 74 tahun setelah menulis beberapa karya klasiknya. Selain dua karya di atas, dia juga menulis Fantastic Mr Fox, The Twits, The Witche dan The BFG.
Buku-bukunya telah diterjemahkan ke dalam 63 bahasa dan terjual lebih dari 300 juta kopi di seluruh dunia.
"Saat kami membawa kisah abadi ini ke lebih banyak penonton dalam format baru, kami berkomitmen untuk mempertahankan semangat unik mereka dan tema universal kejutan dan kebaikan mereka, sambil juga menyelipkan beberapa keajaiban baru," ujar pernyataan bersama dalam kesepakatan itu.
Sejauh ini tidak ada rincian keuangan dari akuisisi tersebut. Namun, The Hollywood Reporter pada 2018 yang mengutip sebuah sumber, mengatakan Netflik harus membayar US$100 juta untuk lisensi 16 buku Dahl. (AFP/M-4)
Konflik memuncak ketika sang protagonis menyadari bahwa "entitas" yang mengabulkan keinginan tersebut tidak akan berhenti sampai seluruh utang nyawa terbayar.
Cerita berfokus pada Thomas Malone (Bruce Willis), seorang mantan detektif yang menjalani hukuman seumur hidup atas kejahatan yang tidak ia lakukan.
Film Apex yang dibintangi Bruce Willis kini tersedia di Netflix. Simak sinopsis aksi perburuan manusia yang menegangkan di pulau terpencil.
If Wishes Could Kill hadir sebagai drama horor Korea unik di Netflix. Menggabungkan kutukan aplikasi, misteri okultisme, dan tradisi perdukunan Korea.
Simak fakta menarik If Wishes Could Kill, drama Korea horor remaja pertama Netflix tentang aplikasi maut Girigo yang tayang April 2026.
Drama Korea If Wishes Could Kill tayang di Netflix mulai 24 April 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan misteri aplikasi maut Girigo di sini.
Penulis Nadhifa Allya Tsana (Rintik Sedu) menilai media sosial kini menjadi platform efektif untuk mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda.
Berbeda dari tema film keluarga lainnya, Rapi Film menghadirkan Tunggu Aku Sukses Nanti yang membawa tema besar pada kumpul keluarga saat Lebaran.
Menurut Eka Kurniawan, kunci utama untuk meningkatkan kemampuan menulis terletak pada kombinasi antara asupan literasi yang beragam dan latihan fisik yang konsisten.
Profil Pandji Pragiwaksono, komika Indonesia dan pendiri Stand Up Indo. Simak perjalanan karier, karya, dan kiprahnya di dunia stand up comedy.
Beby mengungkap cerita dalam film Tolong Saya! (Dowajuseyo) lahir dari kejadian mistis yang ia alami saat menjalani kehidupan sebagai mahasiswa Indonesia di Korsel.
Banyak karya akademik yang ia tangani berubah menjadi buku yang lebih komunikatif dan dapat dibaca masyarakat luas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved