Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Hingga saat ini, teh masih menjadi salah satu pilihan minuman populer. Selain populer, teh juga kaya manfaat untuk kesehatan. Temuan dari para peneliti dari Universitas Peking menjelaskan jika minum secangkir teh telah terbukti meningkatkan kekuatan otak dan meningkatkan kinerja dalam tugas-tugas kreatif.
Para peneliti melakukan eksperimen untuk melihat apakah minum teh dapat meningkatkan kemampuan kita untuk melakukan apa yang disebut pemikiran konvergen.
Penelitian yang dilakukan oleh psikolog Lei Wang dari Peking University, Tiongkok, dan rekannya menunjukkan kebiasaan minum teh berpotensi mendatangkan manfaat kognitif, serta manfaat kesehatan dengan umur yang lebih panjang.
"Hasil kami menunjukkan bahwa teh dapat membantu meningkatkan kinerja mental ketika menghadapi tugas yang sangat menantang. Teh juga membantu orang bertahan dalam tugas itu tanpa melelahkan. Penelitian kami juga menunjukkan bahwa peminum teh rutin mendapat manfaat kognitif yang lebih besar dibandingkan dengan peminum teh yang sesekali," jelas Dr Wang, seperti dikutip dari dailymail.co.uk, Kamis (2/9).
Pada studi yang telah diterbitkan dalam jurnal Food Quality and Preference ini merekrut total 100 individu dan menugaskan mereka untuk menyelesaikan tugas asosiasi kata atau memecahkan teka-teki, yang diatur ke berbagai tingkat kesulitan.
Pertama-tama, setiap peserta studi diberi minum secangkir air atau salah satu teh hitam Lipton, kedua minuman tersebut dipanaskan hingga suhu sekitar 108°F atau 42°C.
Tim menemukan bahwa peminum teh memperlihatkan performa lebih baik daripada peminum air ketika mengatur tugas kreatif dengan tingkat kesulitan yang tinggi.
Namun, manfaat secangkir teh terlihat hanya sedikit ketika tantangan yang dihadapi memiliki tingkat kesulitan yang lebih rendah. Selain itu, teh juga ditemukan terkait dengan pemecahan masalah yang sulit, saat peserta studi pindah ke tes kedua mereka.
Tim juga menemukan bahwa peserta dalam kelompok teh lebih bahagia dan lebih tertarik pada tugas daripada mereka yang berada di kelompok air.
"Hasilnya memiliki makna praktis yang penting bagi mereka yang terlibat dalam pekerjaan kreatif atau mereka yang rentan terhadap kelelahan," simpul tim. (M-2)
Penelitian terbaru mengungkap sensasi "mistis" di gedung tua sering kali disebabkan oleh infrasonik dari pipa dan ketel uap, bukan makhluk halus.
Studi terbaru mengungkap ingatan manusia tidak akurat dalam melacak konsumsi alkohol. Simak mengapa catatan harian lebih efektif dibanding kuesioner medis biasa.
DI tengah tuntutan efisiensi dan produktivitas, perusahaan semakin mengandalkan pendekatan berbasis data dalam mengelola sumber daya manusia (SDM).
Pendekatan yang terlalu keras atau sepihak untuk membatasi penggunaan medsos justru berisiko membuat anak memberontak.
Studi PISA dan data global menunjukkan kemampuan kognitif Gen Z menurun di beberapa aspek. Apa penyebabnya dan keunggulannya?
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Meskipun konsumsi kopi atau teh secara umum tidak mengganggu kesehatan secara keseluruhan, Ali menekankan adanya dampak turunan yang perlu diwaspadai.
Studi Harvard selama 43 tahun ungkap rutin minum 2-3 cangkir kopi atau teh sehari dapat kurangi risiko demensia dan melindungi fungsi otak dari kerusakan sel.
Konsumsi moderat kopi dan teh dapat menurunkan risiko penyakit kronis, melindungi jantung dan otak, serta berpotensi memperpanjang usia.
Ketahui berbagai manfaat teh untuk kesehatan tubuh dan pikiran. Pelajari jenis teh, kandungan, cara minum yang benar, dan waktu terbaik untuk mengonsumsinya
Dari segelas teh, kita bisa belajar bahwa setiap pilihan kecil yang kita buat punya dampak besar bagi petani, lingkungan, dan masa depan Bumi
Teh hangat dapat membantu meredakan tenggorokan yang terasa tidak nyaman, serta mengurangi hidung tersumbat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved