Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH desa di Kutub Utara yang tertutup salju menjadi viral setelah menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas. Pihak berwenang di Salla, sebuah kotamadya terpencil berpenduduk 3.500 orang di Finlandia utara, pada Januari mengajukan diri untuk menjadi kota kandidat penyelengaraan Olimpiade 2032, meskipun suhu rata-rata hampir tidak pernah di atas titik beku selama enam bulan dalam setahun.
"Saya tidak pernah merasakan kehangatan sebelumnya, tapi saya yakin itu akan datang," kata seorang penduduk dalam sebuah video, yang memperingatkan bahwa tundra yang tertutup salju akan menjadi lapangan voli pantai dan sungai yang membeku menjadi tempat untuk berselancar jika perubahan iklim tidak diatasi.
Dalam video itu, dia juga mengatakan bahwa tempat tersebut adalah tempat terdingin di Finlandia. Di musim dingin, suhu secara teratur turun hingga minus 10 hingga minus 20 derajat Celcius (14 derajat hingga minus empat derajat Fahrenheit).
Situs web #Salla2032 memperkenalkan maskot Olimpiade berupa rusa kutub yang disebut "Kesa" ("Musim Panas") yang digigit nyamuk. Maskot ini ingin menunjukkan bahwa serangga telah bermigrasi lebih jauh ke utara di wilayah Kutub Utara. Tentu saja, penawaran yang diajukan desa ini hanya sindiran agar orang mulai memikirkan dampak perubahan iklim dan berlomba menyelamatkan planet ini.
Para ilmuwan mengatakan kawasan kutub utara memanas dua kali lebih cepat dari rata-rata global, sehingga mengancam kehidupan satwa liar serta melepaskan karbon yang tersimpan di lapisan es yang mencair.
“Video tersebut menjadi viral di media sosial dan telah ditonton 400.000 kali,“ kata Wali Kota Erkki Parkkinen kepada AFP. “Video ini seolah ingin menyampaikan pesan ke seluruh dunia kami tidak bisa membiarkan pertandingan olimpiade musim panas terjadi di Salla," katanya.
“Pesan dari video itu mengajak orang-orang memahami bahwa di sini , kami memiliki mata pencaharian yang membutuhkan musim dingin, dan jika kami kehilangan musim dingin, hal itu membuat banyak masalah besar bagi kami dan seluruh planet."
Aksi tersebut, yang diproduksi bersamaan dengan gerakan Fridays for Future, mendorong orang-orang untuk mengambil tindakan untuk membantu mengatasi perubahan iklim, mulai dari mendaur ulang, menjadi sukarelawan, hingga melobi anggota parlemen.
"Kami berharap kampanye kecil kami untuk 'Selamatkan Salla, selamatkan planet' membuat lebih banyak orang berpikir dan melakukan tindakan ramah iklim," kata Parkkinen. (AFP/M-4)
Musim dingin yang terlalu hangat menyebabkan bunga gagal mekar sempurna dan merusak tradisi ribuan tahun.
Ilmuwan Smithsonian (STRI) melaporkan kegagalan fenomena upwelling di Teluk Panama pada 2025 akibat angin yang melemah. Ancaman serius bagi ekosistem dan nelayan.
Penelitian terbaru Universitas Alaska Fairbanks mengungkap hilangnya es pesisir (landfast ice) di Laut Beaufort dan Chukchi yang kini mencair lebih cepat.
Penelitian terbaru di jurnal Nature mengungkap fakta mengejutkan. Serangga di wilayah tropis, termasuk Amazon, terancam punah karena tidak mampu beradaptasi dengan kenaikan suhu ekstrem.
Suhu Greenland Maret 2026 menunjukkan tren menghangat yang mengkhawatirkan. Simak update terbaru mengenai "Zona Gelap" dan dampaknya bagi permukaan laut dunia.
Peneliti terkejut menemukan Gletser Hektoria di Antartika kehilangan separuh wilayahnya dalam waktu singkat. Simak penyebab "gempa gletser" dan ancaman kenaikan permukaan laut.
Musyawarah Nasional XVI Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menetapkan Sugiono sebagai Ketua Umum periode 2026-2030 secara aklamasi.
Atlet skateboard Indonesia Basral Graito Hutomo melesat ke peringkat 38 dunia, membuka peluang besar menuju kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028.
Profil Sir Craig Reedie, tokoh penting Olimpiade dan WADA yang berperan besar dalam memerangi doping dan memajukan olahraga dunia.
Sir Craig Reedie meninggal di usia 84. Sosok kunci yang membawa bulu tangkis ke Olimpiade ini meninggalkan warisan besar bagi dunia olahraga global.
Presiden IOC Kirsty Coventry menekankan pentingnya persaingan yang setara di level Olimpiade, ketika selisih performa sekecil apa pun sangat menentukan hasil akhir.
Pendekatan lama dari program pembinaan sudah tidak lagi memadai sehingga perlu diganti dengan sistem yang lebih modern dan kompetitif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved