Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JIKA anda termasuk orang yang senang dengan ramalan atau dibaca soal kehidupan dan asmaranya maka tidak perlu repot datang ke peramal. Nyatanya anda dapat mengungkap hal-hal itu secara mandiri.
Pakar Garis Wajah dari Australia yang sudah membuka praktik kurang lebih selama 30 tahun, Dadhichi Toth baru-baru ini membagikan tips membaca garis wajah. "Wajahmu mengungkapkan informasi berharga tentang karakter, sedangkan garis-garis wajahmu, seperti seni ramal tapak tangan, dapat menceritakan kisah tentang hidupmu," jelasnya, seperti dilansir Dailymail.co.uk, Jumat (14/2).
Garis wajah sesorang, menurutnya, secara umum terbagi menjadi tujuh katergori. Mulai dari Solar Line, Mars Line, Jupiter Line, Venus Line, Mercury Line, Eye Line, dan Life Line. Berikut penjelasannya:
- Solar Line
Garis menjelaskan tentang kepribadian, energi, dan umur seseorang. Ia dapat dilihat di bagian tengah dahi, dan apabila terlihat menonjol, kata Toth, maka anda tergolong orang dengan vitalitas yang amat kuat. Jika garisnya tidak terlihat menonjol namun tidak putus-putus maka anda boleh dibilang sebagai orang dengan masa depan yang cukup gemilang.
- Mars Line
Berada di atas Solar Line, Mars Line menjelaskan kekuatan, yang apabila seseorang memiliki garis ini maka ia tergolong sebagai pribadi dengan keberanian dan ambisi besar. Dalam menjalin hubungan, orang yang memiliki Mars Line juga cenderung berapi-api.
- Jupiter Line
Garis ini berbicara tentang kebijaksanaan, keberuntungan dan kekayaan. Garis ini masih berada di sekitaran dahi, namun berada di atas Mars Line. Jika anda memiliki Jupiter Line yang cukup menonjol, maka boleh dibilang anda memiliki integritas, kebijaksanaan, dan spiritualitas yang sangat tinggi.
- Venus Line
Untuk membaca urusan cinta dan asmara, anda perlu memperhatikan Venus Line. Letaknya berada di bawah Solar Line, dan menjadi lambang kasih. Pemilik garis ini sangat beruntung karena selalu diikuti keberuntungan besar ke dalam hidupnya. Apalagi, jika ada garis lain yang melintasi garis ini maka ia akan dekat dengan 'rejeki dan kemasyhuran'.
- Mercury Line
Garis ini berhubungan dengan kemampuan komunikasi, kecerdasan, dan imajinasi. Ia berada di bawah Venus, dimana pemiliknya sering mempunyai ide yang banyak diapresiasi. Kurva atau lengkungan garis ini bisa ke atas maupun ke bawah.
Semakin banyak lengkungan itu ke atas, maka keberuntungannya juga semakin tinggi. Namun, Toth memberi catatan, jika garis ini terbagi menjadi tiga bagian, maka boleh dibilang pemiliknya tidak hanya pandai berkomunikasi tetapi juga memiliki selera humor yang sangat tinggi.
- Eye Line
Adapun Eye Line menjelaskan kegembiraan dan kemampuan mengambil keputusan seseorang. Toth mengatakan garis-garis lembut yang keluar dari mata menunjukkan seseorang memiliki kehidupan yang menyenangkan. Akan tetapi jika garis-garis ini terlihat terlalu dalam, bisa jadi seseorang sedang tegang atau terlibat dalam pengambilan keputusan yang cukup sulit.
- Life Line
Life Line atau yang umumnya dikenal sebagai garis tawa adalah lipatan yang muncul di sekitar sudut luar mulut seseorang. "Garis-garis ini dapat memberitahu anda tentang kesehatan, kekuatan hidup, dan umur. Bentuk garis yang memanjang dan merata' akan membawa keberuntungan dan umur panjang pada seseorang," kata Toth. (M-1)
Penelitian terbaru mengungkap sensasi "mistis" di gedung tua sering kali disebabkan oleh infrasonik dari pipa dan ketel uap, bukan makhluk halus.
Studi terbaru mengungkap ingatan manusia tidak akurat dalam melacak konsumsi alkohol. Simak mengapa catatan harian lebih efektif dibanding kuesioner medis biasa.
DI tengah tuntutan efisiensi dan produktivitas, perusahaan semakin mengandalkan pendekatan berbasis data dalam mengelola sumber daya manusia (SDM).
Pendekatan yang terlalu keras atau sepihak untuk membatasi penggunaan medsos justru berisiko membuat anak memberontak.
Studi PISA dan data global menunjukkan kemampuan kognitif Gen Z menurun di beberapa aspek. Apa penyebabnya dan keunggulannya?
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved