Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Cell mengungkap asal-usul genetik kentang. Hasil studi menunjukkan bahwa komoditas pangan terbesar ketiga di dunia ini merupakan hasil hibridisasi alami antara leluhur tomat dan tanaman liar Amerika Selatan yang terjadi sekitar 9 juta tahun lalu.
Selama puluhan tahun, para ahli botani mempertanyakan mengapa kentang memiliki umbi yang kaya akan nutrisi, sementara kerabat terdekatnya tidak. Tim peneliti yang dipimpin oleh Profesor Sanwen Huang dari Agricultural Genomics Institute menemukan bahwa pembentukan umbi kentang dipicu oleh penggabungan materi genetik dari dua spesies berbeda.
Dalam studi ini, ilmuwan mengidentifikasi bahwa tomat purba bertindak sebagai induk betina, sementara tanaman bernama Etuberosum bertindak sebagai induk jantan. Kombinasi gen dari kedua induk ini secara tidak sengaja menciptakan organ baru berupa umbi yang mampu menyimpan cadangan energi dalam jumlah besar.
Penelitian mendalam terhadap lebih dari 500 genom kentang liar dan budidaya mengungkap peran dua gen krusial, yaitu SP6A dan IT1. Gen SP6A yang diwarisi dari sisi tomat berfungsi sebagai sakelar biologis yang menentukan waktu pembentukan umbi. Sementara itu, gen IT1 dari sisi Etuberosum bertanggung jawab atas struktur batang bawah tanah.
Para ahli menegaskan bahwa tanpa salah satu dari kedua gen tersebut, tanaman hasil persilangan ini tidak akan mampu memproduksi umbi. Kemampuan membentuk umbi ini kemudian menjadi kunci sukses kentang dalam beradaptasi di habitat dataran tinggi Pegunungan Andes yang memiliki iklim ekstrem.
Penemuan ini tidak hanya menjawab teka-teki evolusi, tetapi juga memiliki implikasi praktis bagi pemuliaan tanaman di masa depan. Dengan memahami bagaimana hibridisasi purba ini menciptakan organ penyimpan nutrisi, para ilmuwan dapat menerapkan teknik serupa untuk meningkatkan ketahanan dan produktivitas tanaman pangan lainnya di tengah perubahan iklim.
Dr. Sandra Knapp, ahli botani dari Natural History Museum London, menyatakan bahwa penemuan ini membuktikan betapa kompleksnya sejarah tanaman yang kita konsumsi setiap hari. Fakta bahwa kentang adalah kerabat dekat tomat yang berevolusi melalui pernikahan genetik alami mengubah cara pandang ilmuwan terhadap keanekaragaman hayati di wilayah Andes. (H-4)
Tim ilmuwan internasional yang mempublikasikan risetnya di Cell menganalisis genom berbagai spesies dalam keluarga Solanaceae, termasuk Kentang dan Tomat.
Tomat kaya likopen dan vitamin C yang bantu jaga kulit, kesehatan jantung, hingga menurunkan risiko penyakit kronis. Ini manfaat lengkapnya.
Tomat memiliki rasa segar sedikit asam-manis, warna umumnya merah, serta kaya akan nutrisi seperti vitamin C, vitamin A, vitamin K, kalium, serat, dan antioksidan likopen
Buah ini memiliki warna merah, oranye, atau kuning saat matang, serta kaya akan air, vitamin C, vitamin A, likopen, dan berbagai antioksidan.
Pasalnya harga buah bahan sayuran atau pelengkap bumbu masakan itu sejak dua pekan terjun bebas. Lalu di tengah musim panen besar selama ini sulit dijual ke pasaran.
PENELITIAN terbaru mengungkap fakta menarik tentang asal-usul kentang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved