Jejak Kecerdikan Neanderthal, Gigi Badak Dijadikan Perkakas

Asha Bening Rembulan
15/4/2026 22:20
Jejak Kecerdikan Neanderthal, Gigi Badak Dijadikan Perkakas
Gigi badak purba di situs Neanderthal.(Doc Wikimedia Commons)

UNTUK bertahan hidup di zaman Paleolitikum, manusia purba harus memaksimalkan sumber daya mereka. Hal ini juga dilakukan oleh Neanderthal di Eropa Barat yang menggunakan gigi mangsa mereka sebagai alat.

Faktanya, gigi badak purba telah disorot oleh beberapa peneliti sebagai bahan yang cocok untuk pembuatan alat. Permukaan enamel yang besar dan ketahanan terhadap benturan membuatnya cocok untuk dipecah seperti cara mengasah batu api.

Dari situlah, penemuan tumpukan gigi badak di situs Neanderthal di seluruh dunia tidak mengejutkan. Namun, untuk memahami pemanfaatan dari sumber daya gigi ini masih sulit untuk dijelaskan.

Penelitian dari Temuan Gigi Badak di Spanyol dan Prancis

Baru-baru ini, penelitian Sanz-Royo dan rekan-rekannya memeriksa sisa-sisa gigi badak di dua belas situs Neanderthal di Spanyol dan Prancis. Dari jumlah tersebut, terdapat dua situs yang menonjol karena akumulasi gigi menunjukkan tanda-tanda sesuai dengan pembuatan alat.

Para peneliti tersebut berhasil mendapatkan 281 gigi milik dua spesies badak yang telah punah dari situs di Spanyol dan Prancis. Dari lokasi ini pula, para peneliti menemukan bahwa Neanderthal mengolah tulang-tulang mamalia besar.

Lebih lanjut, para peneliti mencatat bahwa gigi-gigi kuno tersebut memiliki lekukan berulang dan area bersisik. Penemuan gigi kuno tersebut juga memperlihatkan adanya retakan baru dan bekas gesekan yang dinilai diakibatkan oleh aktivitas manusia.

Para peneliti kemudian bereksperimen dengan mengolah batu sendiri menggunakan gigi badak modern yang mereka peroleh dari tiga kebun binatang di Prancis. Hasil percobaan ini menunjukkan bahwa enamel pada gigi tersebut tidak terlalu cocok untuk mengolah serpihan batu, tetapi cocok untuk alat pengasah, palu lunak, dan perkakas.

Menariknya, Sanz-Royo dan rekan-rekannya menunjukkan bahwa sebagian besar gigi badak yang digunakan oleh Neanderthal diambil dari hewan yang sudah tua. Hal ini diartikan bahwa gigi hewan yang lebih tua lebih cocok digunakan sebagai alat.

Hasil penelitian Sanz-Royo dan rekan semakin memperkaya pengetahuan masyarakat modern dengan kemampuan Neanderthal di masa purba. Studi ini telah berhasil diterbitkan di Journal of Human Evolution pada Maret 2026.

Sumber: IFL Science



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya