Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH penelitian baru yang dilakukan oleh Universitas Flinders dan Universitas Australia Selatan, bekerja sama dengan Narungga Nation Aboriginal Corporation dan Point Pearce Aboriginal Corporation, berhasil mengungkap sejarah masyarakat Aborigin di Semenanjung Yorke (Guuranda), Australia Selatan, yang berlangsung selama 8.000 tahun.
Dalam makalah yang diterbitkan di The Journal of Island and Coastal Archaeology, penelitian ini menggunakan metode penanggalan radiokarbon untuk menganalisa kerang laut dan berbagai material lainnya dari tujuh situs arkeologi. Empat dari situs tersebut berada di daratan Semenanjung Point Pearce (Burgiyana), sementara tiga lainnya terletak di Pulau Wardang (Waraldi).
Kerang-kerang tersebut merupakan sisa makanan dari leluhur Narungga, yang memberikan gambaran tentang bagaimana mereka memanfaatkan sumber daya di wilayah laut.
Adrian Mollenmans, arkeolog dari Universitas Flinders sekaligus kandidat PhD, menjelaskan temuan ini mencakup periode ketika Pulau Wardang (Waraldi) masih terhubung dengan daratan utama, hingga masa setelah permukaan laut naik akibat berakhirnya Maksimum Glasial Terakhir.
Dikutip dari laman daring Flinders University, Rabu (18/12), profesor Amy Roberts dari Universitas Flinders menjelaskan penemuan ini mengungkapkan tantangan yang dihadapi leluhur Narungga, termasuk tenggelamnya sebagian wilayah mereka akibat kenaikan permukaan laut dan terbentuknya pulau-pulau baru.
Selain itu, periode kekeringan yang terjadi kemudian juga memberikan dampak yang signifikan, yang tercermin dalam adanya celah-celah pada catatan arkeologi.
Selanjutnya, profesor Lester-Irabinna Rigney dari University of South Australia, serta akademisi terkemuka dari suku Narungga, menambahkan, “Cerita tentang naiknya permukaan laut serta pembentukan teluk dan pulau telah diwariskan oleh leluhur kami dari generasi ke generasi."
Banyak cerita bahwa para tetua suku Narungga berenang ke Pulau Wardang untuk mengumpulkan telur penguin, memancing, dan menjalankan berbagai aktivitas budaya lainnya serta kegiatan yang memerlukan keahlian dan pengetahuan mendalam.
Hasil penanggalan radiokarbon juga mencakup periode terbaru setelah invasi dan pemukiman Eropa, menunjukkan bahwa masyarakat Narungga tetap mempertahankan hubungan erat dengan wilayah pesisir dan kepulauan mereka.
“Penelitian kami juga mengingatkan kita akan dampak dramatis kenaikan muka air laut dan tanggung jawab kita untuk menjaga lingkungan demi generasi mendatang,' kata Profesor Rigney. (Z-1)
Kapal ternak terbesar dunia MV Al Kuwait kirim 17.000 sapi ke Indonesia. Pakar IPB ungkap alasan ketergantungan impor dan risiko ekonomi Rp11 triliun.
Meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke Australia mendorong hadirnya pameran wisata yang menawarkan beragam kemudahan, promo menarik, dan inspirasi perjalanan.
Ilmuwan menemukan fosil Megalibgwilia owenii di museum setelah 120 tahun. Penemuan ini mengungkap keberadaan landak semut raksasa di Australia saat Zaman Es.
Informasi ini disampaikan melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet Republik Indonesia @sekretariat.kabinet.
Presiden Prabowo Subianto menerima sambungan telepon dari Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pada Selasa (21/4) sore.
Hobi olahraga ini diakui Acha bukan sekadar untuk menjaga penampilan, melainkan demi kesehatan jangka panjang dan menjaga stamina sebagai seorang ibu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved