Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Penangkapan ini tak jauh dari lokasi penggeledahan rumah kontrakan di RT 02 RW 04, Nomor 88, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (13/10).
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror berhasil menangkap satu terduga teroris berinisial TH di Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (11/10).
Nesti juga secara aktif terlibat dalam jaringan Jamaah Ansharut Dhaulah (JAD) Bekasi. Untuk diketahui, JAD Bekasi dipimpin oleh Abu Zee yang sudah ditangkap pada 23 September 2019.
Densus 88 Antiteror berhasil menangkap satu terduga teroris berinisial TH di Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (11/10).
Kedua terduga pelaku telah ditangkap di wilayah Bali pada Kamis (10/10) dan saat ini masih dalam pemeriksaan.
Komisioner Kompolnas Poengky Indarti mengatakan aksi terorisme tersebut ditujukan untuk menciptakan ketakutan kepada masyarakat.
TH diduga terlibat aktivitas penyebaran paham radikal di media sosial yang mendukung IS. Ia berbaiat kepada al Baghdadi bersama Abu Zee.
Menurut Darmizal, segala bentuk teror dan tindak kekerasan tidak bisa dibiarkan dan ditolerir.
Prabowo Subianto mengutuk semua bentuk tindakan radikalisme, terorisme dan kekerasan.
Abu Rara sendiri merupakan simpatisan jaringan teroris Jamaah Ansharut Dhaulah (JAD) yang berafiliasi dengan pimpinan JAD Bekasi, Abu Zee yang ditangkap Densus 88.
Petugas pun sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah tokoh di Bekasi untuk mencegah pertumbuhan teroris di tiap wilayah.
Serangan yang terjadi pada 10 Oktober 2019 ini merupakan sebuah serangan terorisme keluarga atau dikenal dengan istilah familial terrorism.
Sepeninggal suaminya, Risna sekeluarga juga tidak pernah berkomunikasi dengan Syahrial.
Edy juga menyebut Densus 88 Antiteror dan pihak kepolisian sudah menggeledah serta menyeterilkan rumah kontrakan pelaku di Kampung Sawah, Menes.
Setelah tamat SMA. ia berkuliah di Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara melalui jalur Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Nusantara (SPMBN).
Saat petugas yang akhirnya meninggalkan rumah orangtua Fitriana Diana pada saat azan magrib, sebagian warga enggan beranjak di lokasi.
Ryamizard menegaskan bahwa ancaman ISIS itu nyata tetapi terkadang ancaman itu tidak terlalu diindahkan.
GERAKAN Cinta (Gercin) Indonesia mengutuk keras aksi penusukan yang dilakukan kepada pejabat negara
"Kasus ini bukan lampu kuning, tapi sudah lampu merah. Intelijen kecolongan. Teroris telah menyampaikan message (pesan) melalui aksi nyata," ujar Suhendra.
Berdasarkan keterangan salah seorang tetangga pelaku bernama Mira, pria yang akrab disapa Alam ini merupakan mahasiswa lulusan di salah satu universitas di Kota Medan.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved