Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Tantangan itu diantaranya adalah penyaluran yang tidak tepat sasaran, dimana pengguna yang seharusnya tidak berhak ikut mengkonsumsi BBM bersubsidi
“60% masyarakat mampu atau yang masuk dalam golongan terkaya ini mengkonsumsi hampir 80% dari total konsumsi BBM bersubsidi."
Mulai 1 Juli 2022 masyarakat diminta mendaftar ke website atau aplikasi MyPertamina untuk membeli pertalite dan solar
Pada tahap ini, ujar dia, pendaftaran fokus untuk melakukan pencocokan data antara yang didaftarkan oleh masyarakat dengan dokumen dan data kendaraan yang dimiliki.
Kendaraan roda empat yang dimaksud mencakup kendaraan pribadi, angkutan konvensional, hingga angkutan daring. Pada tahap awal, kebijakan itu berlaku di 11 wilayah.
"Harus dipikirkan juga untuk mungkin dibuka pendaftaran manual secara mudah di SPBU atau di tempat lain dan pascapendaftaran selanjutnya menggunakan barkode/QR menjadi penanda."
Data yang sudah didaftarkan akan diverifikasi atau dicocokkan dengan kesesuaian persyaratan.
“Data pengguna yang terdaftar dan telah mendapatkan QR Code ini adalah bagian dari pencatatan penyaluran Pertalite dan Solar agar bisa lebih tepat sasaran."
Dari pendaftaran, pengguna akan mendapatkan QR Code yang dapat digunakan untuk pembelian BBM Subsidi di SPBU Pertamina.
Bentuk tanggung jawab negara dalam menjaga ketersediaan dan mempertimbangkan kemampuan masyarakat untuk membeli.
Masyarakat diharapkan sadar, bahwa BBM dan LPG subsidi, hanya diperuntukkan bagi kalangan tidak mampu.
Pada periode 1 Juli nanti akan ada empat kota/kabupaten di Jawa Barat yang akan melakukan uji coba untuk transaksi pertalite dan solar bagi pengguna kendaraan roda empat terdaftar.
Penggunaan aplikasi MyPertamina yang diharuskan kepada masyarakat untuk membeli bahan bakar pertalite, perlu dilakukan sosialisasi yang masif.
Pihaknya menemukan bahwa di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) masih banyak konsumen yang tidak berhak mengonsumsi pertalite dan solar.
PEMERINTAH Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah melakukan pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite bagi warga untuk pembelian di SPBU maksimal Rp 200 ribu.
Pengamat migas Sofyano Zakaria hanya masyarakat kurang mampu yang boleh menggunakan BBM dan LPG subsidi.
"Pemerintah membantu rakyat hampir Rp200 triliun lebih, makanya kemarin harga BBM Pertalite tidak naik," ungkapnya
Untuk jangka panjang pemerintah tetap harus mencari cara untuk menekan anggaran subsidi, agar tidak membebani APBN.
Dengan penambahan belanja tersebut, pemerintah menjamin tidak ada kenaikan harga pada bahan bakar minyak (BBM) pertalite hingga elpiji 3 kilogram (kg) pada tahun ini.
Ketua DPR RI Puan Maharani menjelaskan kompensasi berupa subsidi dapat melindungi warga miskin yang ekonominya belum 100% pulih dampak pandemi covid-19.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved