Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Memasuki siang hari, ibu kota akan diguyur hujan dengan suhu di angka 31 sampai 33 derajat celcius dan kecepatan angin nol sampai 19 kilometer per jam.
Puncak musim hujan bakal bertahan selama dua bulan.
Wilayah yang harus diwaspadai rawan mengalami pergerakan tanah antara lain Aceh, Sumatera Barat, Bengkulu, Jawa, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah dan Selatan.
BMKG mengimbau masyarakat agar waspada potensi bencana seperti puting beliung dan hujan es yang mungkin terjadi saat masa transisi tersebut.
“Untuk persiapan tentunya antisipasi terkait menghadapi genangan atau banjir di musim hujan,” kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono R Prabowo
"Saat ini Indonesia dilanda suhu panas, bukan gelombang panas. Fenomena gelombang panas tidak terjadi di Indonesia."
Suhu panas hingga 39,6 derajat Celsius pada 24 Oktober terjadi di daerah Ciputat, Jakarta Selatan.
Pada September, matahari berada di sekitar wilayah khatulistiwa dan akan terus bergerak ke belahan bumi selatan. Hal tersebut akan terjadi hingga Desember mendatang.
Kehadiran iklim yang lebih kering dan terlambat datangnya awal musim hujan salah satunya disebabkan masih aktifnya Angin Monsun Australia yang dominan di Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara.
BMKG mendeteksi adanya peningkatan jumlah titik panas di beberapa wilayah Indonesia sebanyak 1.547 titik
Gempa Tomohon, Sulawesi Utara, berkekuatan 3,7 magnitudo sementara gempa Kairatu berkekuatan 3,5 magnitudo
Daerah-daerah di bagian bawah ekuator akan mengalami keterlambatan awal musim hujan hingga November 2019.
Pada Senin (7/10) dini hari pukul 02.15 WIB, gempa M 3,4 dengan kedalaman 10 km masih terjadi dan dirasakan warga.
Gempa susulan yang guncangannya dirasakan oleh masyarakat terjadi sebanyak 41 kali dalam berbagai variasi magnitudo.
Langit merah di Muaro Jambi terjadi akibat tingginya kadar polutan di wilayah tersebut
Penurunan jumlah titik panas di wilayah ASEAN terdeteksi berdasarkan citra Satelit Terra, Aqua, Suomi-NPP, NOAA-20, dan Himawari-8, selama 3 hari terakhir (16–18) September 2019.
MODIFIKASI cuaca melalui hujan buatan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) disiapkan di Kalimantan Barat dan Kalimantan Utara.
Kepala BMKG menjelaskan data dari pantauan satelit Himawari dan geohotspot menunjukkan asap tersebut berasal dari titik panas lokal (local hotspot) yang banyak muncul di wilayah Malaysia
Di Kalimantan, terang Raffles, menurut hasil analisisa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), ada awan cukup untuk disemai menjadi hujan.
Deputi Bidang Meteorologi Mulyono R. Prabowo menyampaikan dari hasil monitoring BMKG, terdapat umlah titik panas di berbagai wilayah ASEAN dengan trend naik.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved