Kurniawan Dwi Yulianto Ingin Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Khoerun Nadif Rahmat
24/4/2026 17:50
Kurniawan Dwi Yulianto Ingin Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia
Kurniawan Dwi Yulianto(MI)

PELATIH tim nasional (timnas) Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto membidik target ambisius untuk meloloskan skuad Garuda Muda ke Piala Dunia U-17 2026 melalui ajang Piala Asia U-17 yang akan digelar di Arab Saudi pada 5-22 Mei mendatang.

Target tersebut menjadi misi penebusan bagi Kurniawan setelah tim asuhannya gagal melaju ke babak semifinal Piala AFF U-17 2026 beberapa waktu lalu. Untuk lolos Piala Dunia nanti, Timnas Indonesia U-17 harus mampu lolos dari zona grup Piala Asia U-17.

Meski harus berhadapan dengan lawan-lawan tangguh di Grup B Piala Asia U-17 seperti Jepang, Tiongkok, dan Qatar, pelatih yang akrab disapa Si Kurus itu tetap optimistis dengan peluang anak asuhnya.

"Target pribadi pasti pengin meloloskan eh apa namanya, Indonesia ke Piala Dunia. Tapi kembali lagi kalau ini kan permainan sepak bola gitu kan, artinya segala kemungkinan sebelum peluit panjang atau pertandingan itu terlaksana, semua masih fifty-fifty," ujar Kurniawan kepada pewarta, (24/4).

Kegagalan di Piala AFF menjadi pelajaran berharga bagi tim kepelatihan. Kurniawan menyoroti dua aspek krusial yang harus segera dibenahi, yakni ketajaman penyelesaian akhir dan semangat juang pemain di lapangan.

Menurutnya, kegagalan mencetak gol dari banyaknya peluang yang tercipta menjadi evaluasi besar yang harus segera tuntas sebelum terbang ke Timur Tengah.

"Ketika game plan kita tidak jalan, kita bermain lebih ke apa namanya, pengin cepat untuk menyamakan, sementara eh kita di saat lawan tim melakukan low block kita harus lebih sabar," ungkapnya.

Terkait persaingan di level Asia, Kurniawan menekankan pentingnya mentalitas pemenang dan konsentrasi penuh selama 90 menit.

Ia tidak ingin para pemain merasa rendah diri meskipun menyandang status underdog. Kedisiplinan dan adab di luar maupun di dalam lapangan juga menjadi perhatian khusus untuk menjaga integritas tim selama turnamen berlangsung.

"Saya pengin pemain punya winning mentality itu yang paling penting. Dan yang pasti dalam pertandingan di level Asia mereka tidak melakukan kesalahan-kesalahan yang elementer yang akhirnya eh menjadi bumerang buat tim kita gitu," pungkasnya. (Ndf/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya