Bangkit dari Ketertinggalan, Cristian Chivu Sebut Inter Milan Tunjukkan Mentalitas Juara

Thalatie K Yani
13/4/2026 09:21
Bangkit dari Ketertinggalan, Cristian Chivu Sebut Inter Milan Tunjukkan Mentalitas Juara
Inter Milan bangkit dari ketertinggalan 2-0 untuk mengalahkan Como 4-3. Pelatih Cristian Chivu puji kematangan timnya dan berikan sindiran soal perburuan Scudetto.(Inter Milan)

INTER Milan semakin mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen Serie A setelah meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Como di Stadion Sinigaglia. Sempat tertinggal dua gol, skuad Nerazzurri menunjukkan karakter luar biasa untuk membalikkan keadaan sekaligus memperlebar jarak menjadi sembilan poin di puncak klasemen.

Laga dimulai dengan sulit bagi tim tamu. Tuan rumah Como tampil agresif dan unggul 2-0 lebih dulu melalui gol Alex Valle dan Nico Paz. Namun, Inter bangkit melalui dua gol masing-masing dari Marcus Thuram dan Denzel Dumfries, sebelum akhirnya bertahan dari tekanan ketat pasca penalti Lucas Da Cunha di menit-menit akhir.

Pujian Chivu untuk Kematangan Tim

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mengakui timnya sempat menderita di babak pertama akibat intensitas tinggi yang ditunjukkan Como.

"Kami tahu ini tidak akan mudah. Kami menghadapi tim yang sedang memperjuangkan sesuatu yang penting, dan mereka membuktikannya di babak pertama dengan mobilitas, kecepatan, pressing, dan intensitas," ujar Chivu kepada DAZN Italia.

"Kami kesulitan dan tertinggal 2-0, tetapi kami berhasil membalas satu gol dan itu memberi kami kepercayaan diri. Setelah babak kedua dimulai, kami menaikkan level permainan, menunjukkan karakter, dan membalikkan keadaan," tambahnya.

Efektivitas Bola Mati

Salah satu kunci kemenangan Inter adalah pemanfaatan bola mati. Meski tampil tanpa kapten Lautaro Martinez yang cedera, Inter tetap tajam dengan catatan 102 gol dalam 46 pertandingan kompetitif musim ini.

Chivu mengungkapkan bahwa timnya secara khusus melatih skema ini. "Kami hanya berlatih bola mati pagi ini, karena tahu itu akan menjadi peluang bagus untuk mencetak gol di sini. Ini berkat kerja keras staf dan pemain. Kami memiliki eksekutor tendangan bebas yang hebat dan pemain yang kuat di udara," jelasnya.

Sindiran Halus untuk Conte dan Allegri

Kemenangan ini membuat Inter kini unggul sembilan poin atas rival terdekatnya dengan enam laga tersisa, menyusul hasil imbang Napoli dan kekalahan Milan akhir pekan ini. Namun, saat ditanya apakah Scudetto sudah di depan mata, Chivu melontarkan sindiran halus kepada koleganya, Antonio Conte (Napoli) dan Max Allegri (Milan), yang sering merendah soal peluang juara.

"Saya akan melakukan seperti rekan-rekan saya yang hanya berbicara tentang kualifikasi Liga Champions. Saya akan katakan bahwa kami senang bisa semakin dekat dengan target itu. Secara matematis, kami belum sampai di sana," sindir Chivu dengan nada bercanda.

Kembalinya Denzel Dumfries

Sorotan khusus juga diberikan kepada Denzel Dumfries yang mencetak dua gol. Chivu mengakui betapa pentingnya kehadiran bek asal Belanda tersebut setelah sempat absen akibat cedera.

"Kami merindukannya. Bersama dia, kami memiliki opsi berbeda untuk menyerang ruang, termasuk dalam situasi bola mati. Denzel memiliki kekuatan, dia adalah ancaman di kotak penalti dan tahu cara mengatur waktu lari ke tiang jauh, seperti yang kita lihat hari ini," pungkas Chivu.

Dengan performa yang kian matang, Inter kini menatap sisa musim dengan kepercayaan diri tinggi untuk segera menyegel gelar juara liga musim ini. (Football-Italia/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya